Connect with us

Unpatti

Resmi Buka PMB Tahun 2026, Ini Tiga Jalur & Kuota Bakal Kuliah di Unpatti

Published

on

AMBON,DM.COM,-Berstatus sebagai universitas negeri terbesar di Provinsi Maluku, Universitas Pattimura (Unpatti) selalu menjadi incaran para lulusan Sekolah Menengah Atas dan sederajat kuliah di kampus yang bermarkas di Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon itu.

Karenanya, untuk memberikan informasi kepada para siswa dan orang tua, Unpatti secara resmi telah membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2026. Ada tiga jalur kuliah di Unpatti, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri.

Untuk diletahui. Pendaftaran SNBP telah ditutup pada 18 Februari 2026. Sementara proses seleksi dimulaj 25 Februari 2026 hingga 12 Maret 2026, dengan pengumuman hasil pada 31 Maret 2026 mendatbg sekira pukul 17.00 WIT. Registrasi ulang dibuka 1 Agustus 2026 hingga 30 April 2026 mendantang.

Sementara, SNBT terbuka bagi lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026, termasuk lulusan Paket C, dengan batas usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.

Materi ujian meliputi, Tes Potensi Skolastik (TPS), Literasi Bahasa Indonesia, Literasi Bahasa Inggris, Penalaran Matematika.

Pelaksanaan UTBK-SNBT di Unpatti akan digelar di Kampus Poka serta sejumlah subpusat di Tual (Maluku Tenggara), Saumlaki (Kepulauan Tanimbar), Dobo (Kepulauan Aru), Tiakur (Maluku Barat Daya), serta wilayah lain yang masih dalam proses koordinasi terkait kesiapan jaringan internet.

Pendaftaran SNBT dibuka pada 25 Maret–7 April 2026. Pelaksanaan UTBK berlangsung 21–30 April 2026. Pengumuman hasil dijadwalkan pada 25 Mei 2026 pukul 17.00 WIT, dengan registrasi ulang pada 26 Mei–31 Juli 2026.

Total kuota penerimaan mahasiswa baru Unpatti Tahun 2026 sebanyak 7.026 mahasiswa pada 82 program studi,yaitu SNBP: minimal 40 persen (sekitar 2.810 kursi), SNBT: 30 persen (sekitar 2.108 kursi) dan Seleksi Mandiri: 30 persen.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Dominggus Malle, S.Pt., M.Sc. mengaku, Unpatti sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia, mengikuti kebijakan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

“Jadi memang jalur SNBP, seleksi dilakukan berdasarkan prestasi akademik siswa yang diusulkan oleh sekolah. Penilaian didasarkan pada nilai rapor dan capaian akademik, dengan prestasi non-akademik seperti seni dan olahraga sebagai pertimbangan tambahan, “jelas Malle.

Penjelasan Malle, ketika didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd., saat konferensi pers terkait PMB Unpatti di Lantai 2 Rektorat Unpatti, Jumat (20/2/2026)

Prof Malle mengaku, peserta yang dinyatakan lulus SNBP wajib melakukan daftar ulang. Dikuatirkan, pada waktunya tidak melakukan registrasi ulang, peserta tidak diperkenankan mengikuti jalur SNBT maupun Seleksi Mandiri di seluruh PTN selama dua tahun ke depan.

“Sebab, ini jalur prestasi dengan kuota khusus dan tanpa biaya pendaftaran, maka peserta yang lulus wajib mengambil kesempatan tersebut. Jangan sampai memilih program studi bukan berdasarkan minat sendiri,”ingat Malle.

Malle menegaskan, calon peserta agar teliti dalam memilih program studi dan lokasi ujian guna menghindari kesalahan penempatan lokasi tes.

Kendati begitu, Prof Malle mengigatkan, peserta yang belum lulus melalui SNBP dan SNBT, Unpatti membuka jalur Seleksi Mandiri dilangsungkan mulai 1 April 2026 hingga 31 Juli 2026 mendatang.

Namun, Malle menysalkan kuota SNBP kerap tidak terpenuhi, padahal peluangnya cukup besar dan seleksinya mempertimbangkan potensi lokal.

Prof Malle juga menambahkan, mahasiswa yang lulus melalui jalur Mandiri wajib membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI) karena bersifat non-subsidi, berbeda dengan jalur nasional yang sebagian besar disubsidi pemerintah.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *