Pemkab MBD
Rilis Jumlah Penderita HIV/AIDS, Pemkab MBD Terus Bergerak Putus Mata Rantai
AMBON,DM.COM,-Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) melalui Dinas Kesehatan setempat memasuki akhir 2025; merilis penderita HIV/AIDS di sejumlah kecamatan di bumi Kalwedo.
Sebab, penyakit menular yang mematikan itu, meniadi perhatian serius Pemkab setempat. Sebab, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan MBD, hingga saat ini tercatat 10 kasus HIV/AIDS, dengan sebagian besar penyebabnya akibat hubungan seks bebas.
“Data ini diperoleh setelah dilakukan screening bagi 1.185 orang yang tersebar di 17 kecamatan di MBD,”demikian keterangan tertulis yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM, Rabu (3/12/2025).
Sesuai data yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM di kecamatan Moa, reaktif HIV 3 orang, Kecamatan Letti, reaktif HIV 2 orang, Kecamatan Wetar Selatan, reaktif HIV 1 orang, Kecamatan Babar Timur; reaktiv HIV 2 orang, dan Kecamatan Luang Sermata, reaktif HIV 2 orang. “Total reaktif HIV 10 orang. Sasaran 2.200 orang dan discrening 1.185 orang,”paparnya.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten MBD melalui Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan Puskesmas akan terus melakukan penderita serta edukasi dan sosialisasi guna memutus mata rantai penyebaran HIV/AIDS di MBD.
Terpisah, salah satu tokoh masyarakat MBD, Herman Siamiloy mengapresiasi Pemkab MBD yang telah merilis jumlah penderita HIV/AIDS sepanjang 2025 ini. Dia berharap, Pemkab MBD terus melakukan sosialisasi agar memutus mata rantai penyebaran penyakit menular itu.
“Kita berharap pada tahun 2026 mendatang penderita HIV /AIDS berkurang dengan gencarnya sosialisasi agar masyarakat MBD terhindar dari penyakit tersebut,”harapnya kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Rabu (3/12/2025).(DM-01)