Connect with us

Pemkot Ambon

Sampah Plastik Tertumpuk di Waitomu, Walikota : Jangan Buang Sembarangan, Nanti Kotori Teluk Ambon

Published

on

AMBON,- Kesadaran sejumlaj warga Kota Ambon, membuang sampah pada tempatnya sepertinya masih minim. Ini setelah sungai Waitomu, dipenuhi sampah.

Meski begitu, Pemerintah Kota Ambon berkejasama dengan pihak suasta memasang jaring untuk menahan sampah warga agar tidak hanyut ke teluk Ambon, sehingga mencemari laut.

Atas dasar itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menyoroti kondisi tumpukan sampah yang tersangkut di jaring penahan sampah Sungai Waitomu, Senin (23/2/2026).

Melalui unggahan di media sosialnya, Wattimena menyampaikan keprihatinannya atas banyaknya sampah plastik yang terjaring, terutama setelah hujan turun. Jaring penahan sampah tersebut terpasang di dekat Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku.

“Inilah kondisi sampah di Jaring Penahan Sampah Sungai Waitomu yang terpasang di dekat Kantor Dinas PUPR Provinsi. Setiap dua hari sekali diangkat dan lihat betapa banyaknya sampah yang terjaring setelah turun hujan,” tulisnya.

Menurut dia, sampah-sampah tersebut berasal dari saluran drainase dan got yang bermuara ke sungai. Jika tidak ditangani, sampah berpotensi terbawa hingga ke Teluk Ambon dan mencemari perairan.

“Bayangkan kalau masuk ke Teluk Ambon, betapa sangat mengancam katong pung teluk yang indah,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan kota dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, kali, maupun saluran air.

“Mari katong sama-sama pastikan membuang sampah pada tempatnya. Jang buang di sungai/kali, di got dan sembarang tempat. Mari basudara katong baku bantu biking bersih Ambon,” katanya.

Wattimena menegaskan, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Ia mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“KALAU BUKAN KATONG, MAU HARAP SAPA LAI? KALAU BUKAN SEKARANG, MAU TUNGGU APA TEMPO LAI?” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan agar dapat diangkut petugas kebersihan atau dikelola lebih lanjut. Khusus sampah plastik, ia mendorong agar dapat dikumpulkan dan dibawa ke pabrik pengolahan untuk diolah menjadi biji plastik sehingga memiliki nilai ekonomis.

Pemkot Ambon berharap, dengan keterlibatan aktif masyarakat, permasalahan sampah yang kerap meningkat saat musim hujan dapat ditekan dan kelestarian lingkungan, termasuk kawasan Teluk Ambon, tetap terjaga. (DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *