Connect with us

Parlemen

Sebelum Pengawasan, Komisi III Raker dengan Mitra

Published

on

AMBON,DM.COM,-Komisi III DPRD Provinsi Maluku, dalam waktu dekat melaksanakan pengawawan di 11 kabupaten/ kota di Maluku. Pengwasan untuk melihat dari dekat, sejauh mana pencapaian pelaksanaan kegiatan dan program yang didanai APBD maupun APBN 2022.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Richard Rahakbauw, SH mengatakan, tujuan dilaksanakannya rapat untuk meminta kesediaan para mitra untuk menyerahkan dokumen pelaksanaan proyek yang didanai APBD dan APBN pada tahun 2022. Ini dilakukan pelaksanaan pengawasan komisi dapat melihat dan menyaksiakan sejauhmana pelaksanaan proyek-proyek dimaksud apakah dikerjakan sesuai peruntukannya atau tidak.

“Jadi kita minta ke mitra untuk persiapan data-data ini berkaitan dengan kegiatan proyek di kabupaten/Kota proyek-proyek yang didanai APBD dan APBN baik yang dikerjakan dari para balai maupun OPD di lingkup Pemrov Maluku, sehingga kemudian kita turun kesana kita bisa menyaksikan proyek yang didanai anggaran tahun 2022 itu, apakah memang proyeknya jelas atau tidak jelas sehingga kalau memang ada kekurangan kita akan meminta mereka supaya menyelesaikannya dengan dana pemeliharaan, “kata Rahakbauw usai memimpin rapat di ruang rapat paripurna, Selasa (14/2/2023)

Terkait kunjungan Komisi V DPR RI ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar, (KKT), sebut Rahakbauw, untuk melihat dari dekat bencana alam pasca gempa bumi 7,9 magnitudo yang mengguncang seantora Maluku Tenggara Raya belum lama ini.

“Kunjungan kerja komisi V tersebut, tidak terlepas dari penyampaian aspirasi ke pemerintah pusat belum lama ini di Jakarta, kita berkesempatan bertemu komisi V,”terangnya.

Pada perjumpaan itu, pihaknya meminta agar Komisi V hendaknya melakukan kunjungan kerja ke KKT karena akibat dari bencana alam itu, menimbulkan kerusakan rumah warga dan sejumlah infrastruktur milik pemerintah.

“Kunjungan Komisi V DPR RI dalam rangka melihat secara dekat bencana Alam yang terjadi di KKT dan Maluku Barat Daya (MBD), “ujarnya Richard.

Menurutnya hasil dari kunjungan itu, sudah pasti bahwa Komisi V akan merekomendasikan kepada departemen terkait supaya segerah membangun kembali rumah warga maupun insfrastruktur yang rusak akibat bencana alam tersebut.

Pengawasan dari Komisi III disamping KKT, terdapat kabupaten kota yang akan disasar Komisi III bersama mitranya itu antara lain, Kabupaten Aru, Kabupaten Malra, Kota Tual dan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT)(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *