Connect with us

Hukum

Selundupkan Narkoba,  Dua Anggota Ditresnarkoba Terancam Dipecat

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, bakal memberikan sanksi tegas hingga pemecatan terhadap dua anggota Ditresnarkoba Polda Maluku, jika mereka terbukti bersalah menyelundupkan narkoba jenis Sabu.

Pelaksana harian Kabag Humas Polda Maluku, Kombes Pol Denny Abrahams  mengatakan, pimpinan Polda Maluku, telah memerintahkan penyidik Ditresnarkoba untuk mengembangkan kasus  dua anggota Ditresnarkoba yang diduga menyelundupkan narkoba.” Untuk diketahui bapak Kapolda, sudah berulang kali tegaskan bahwa anggota jangan terlibat narkoba baik sebagai pemakai, apalagi sebagai pengedar,”ingat Abrahams, Selasa (21/6/2022).

Apalagi, ingat dia, sudah beberapa kali dilakukan sanksi tegas sampai dengan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat  (PTDH). Dia mencontohkan, anggota Polisi yang dikenai sanksi di Polres Tual. “Atas kasus yang terjadi saat ini bila terbukti dalam proses hukum, nantinya maka terhadap kedua anggota tersebut pun akan menjalani proses yang sama,”ingatnya.

Sekedar tahu, dua orang diduga anggota Polda Maluku, diringkus terkait penyelundupan  narkoba jenis Sabu. Dua oknum anggota ditangkap saat menerima sabu. Sabu itu diambil oleh seseorang berinisial AS yang disebut-sebut oknum anggota Polisi.

Menariknya, AS diduga adalah anggota Ditresnarkoba Polda Maluku. Belum diketahui kapan paket barang haram itu diambil dari perusahaan pengiriman barang JNT oleh AS. Namun, informasi ada pengiriman barang itu sudah sampai ke telinga pihak BNN Maluku.

Anggota BNN kemudian melakukan pemantuan di sekitar lokasi JNT. Setelah menunggu beberapa lama, mereka melihat salah seseorang yang diduga anggota intel Ditresnarkoba Polda Maluku menuju perusahaan pengiriman barang itu.

BNN tidak langsung melakukan penangkapan terhadap AS karena diketahui anggota Ditresnarkoba, BNN kemudian melakukan koordinasi dengan Direktur Narkoba Polda Maluku Kombes Cahyo Utomo.

Ditresnarkoba Kombes Cahyo Utomo memanggil Kasubdit II, Kompol George Leasa untuk membentuk tim penangkapan. Informasi timesmaluku.com, target mereka, adalah Korlap kasubdit 3, AS.

Tim yang dipimpin Kompol George Leasa langsung melakukan pengembangan. Dari pengembangan itu, AS tidak bekerja sendiri. AS bekerjasama dengan Korlap Kasubdit I, FR.

Tim bergerak cepat di kediaman FR di Passo. Upaya penangkapan tidak berhasil. FR lebih dulu menerima adanya bocoran informasi akan ditangkap. Dia sempat melarikan diri. Namun kemudian menyerahkan diri ke Ditrenarkoba.

Sedangkan Korlap Kasubdit III, AS berhasil diringkus di kediaman FR. Dari mulut AS, kemudian tim menuju Indomaret, Batumerah, Kota Ambon untuk mengecek bukti CCTV. Dari CCTV itu, tim mengetahui adanya transaksi dengan seseorang. Setelah menangkap AS, dia kemudian dititipkan ke Tahanan Polsek Sirimau. Setelah FR menyerahkan diri, AS dan FR kemudian digelandang ke Markas Ditresnarkoba di Mangga Dua. DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *