Parlemen
Sering Picu Kemacetan, Yeremias Minta SPBU Pohon Pule & Galunggung Ditinjau Ulang

AMBON,DM.COM,-Ruas jalan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pohon Pule dan Galunggung, Kota Ambon, kerab memicu kemacetan panjang. Ini setelah dua SPBU itu dibangun di daerah padat penduduk dan pertigaan jalan yang dinilai tidak strategis.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias mengaku, ketika pihaknya rapat dengan PT Pertamina dan instansi terkait dirinya meminta SPBU Galunggung dan Pohon Pulau yang menimbulkan kemacetan agar ditinjau lagi.”Memang saya yang minta (ditinjau kembali,”kata Yeremias, kepada awak media, Kamis (2/4/2026).
Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Maluku ini, menduga pra studi kelayakan dua SPBU itu tidak tepat. Mestinya, harap wakil rakyat dari daerah pemilihan KKT dan MBD itu mempertimbangkan kondisi 5 tahun kedepan. “Pertambahan penduduk ini terus terjadi dari waktu ke waktu. Dan ini sangat menganggu aktivitas,”ingatnya.
Meski begitu, dia mengaku, kemacetan di SPBU di pohon Pule sudah diatur oleh petugas, sehingga tidak terjadi kemacetan panjang.”Jadi Pertamaxnya sendiri, Pertalitenya dlsendiri, Bio Solarnya juga sendiri. Jadi sama juga di SPBU Passo. Di Passo itu securiti yang atur,”terangnya.
Namun, ingat dia, SPBU di Galunggung itu terbatas. Mestinya, studi kelayakan usaha mempertimbangkan hari ini, besok dan beberapa tahun kedepan. “Tahun ini saja seperti itu. Coba 5 tahun kedepan. Nah, kalau kendaraan tambah banyak, jadi masalah disitu karena terjadi kemacetan yang luar biasa,”tandasnya.
Untuk itu, Yeremias minta SPBU Galunggung dan Pohon Pule dapat ditinjau lagi kedepan. “Mestinya, SPBU tidak layak dibangun disitu. Apalagi kota ini khan kecil. Hanya satu ruas jalan ke Kebun Cengkeh dan ke UIN AM Sangadji. Memang ada dua pilihan masyarakat lewat Karang Panjang, tapi jalan sempit. Jalan ini tidak bertambah, tapi bertambah itu kendaraan,”ujarnya.
Mestinya, tambah dia, SPBU di bangun di daerah Poka karena strategis serta tidak menimbulkan kemacetan panjang. Untuk itu, harap dia, kedepan institusi yang berwenang mengeluarkan ijin SPBU mempertimbangkan lokasi.”Jadi semua aspek dipertimbangkan dengan ketat sesuai aturan main agar kedepan tidak menimbulkan masalah, kedepan”pungkasnya.(DM-01)