Connect with us

Ragam

Setelah PB AMGPM, GAMKI Ikut Kecam Sarimanela

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Organisasi kepemudaan gereja, kembali mengecam sikap Rolin Sarimanela, yang mengatasnamakan Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) terkait pemecatan anggota DPRD Provinsi Maluku di Partai Demokrat.

Kali ini Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Ikut mengecam sikap Sarimanela.
Sebelumnya, Pengurus Besar (PB) AMGPM menyebut Sarimanela, tidak punya kapasitas di organisasi pemuda gereja itu mengomentari pemecatan Wattimena.”Sebagai salah satu organisasi pemuda Kristen mempertanyakan surat tertanggal 7 Juni 2021 yang ditujuhkan kepada pimpinan DPD Partai Demokrat Maluku. Dimana,pada surat tersebut tercantum nama dan tandatangan oknum-oknum yang tidak bertnggung jawab,”tegas Ketua DPD GAMKI Provinsi Maluku Leonard Lelapary, kepada DINAMIKAMALUKU. Com, Selasa (15/6/2021)

Selain itu,surat tersebut juga dengan jelas telah berani mengatasnamakan organisasi dan lembaga gereja untuk menyampaikan seruan politik mereka.”Surat di media online tersebut jelas tidak mewakili aspirasi organisasi Kristen maupun Gereja,”kesalnya.

Sebab, menurut dia, sangat bertentangan dengan apa yang menjadi misi gereja sebagai pembawa suara kebenaran.

“Kami GAMKI Maluku meminta dan nyatakan sikap bahwa edaran surat dari pihak-pihak yang tidak bertnggung jawab dengan memanfaatkan organisasi Kristen untuk membuat pernyataan yang meresahkan dan memecah-belah masyarakat “tegas Lelapary.

Adapun,terkait dengan hal dimaksud DPD GAMKI Maluku menyatakan sikap sebagai berikut, DPD GAMKI Maluku sangat menyesali dan menolak dengan tegas tindakan tidak terpuji para oknum yang telah mendatangani surat yang dimaksud dan dalam mengatasnamakan organisasi dan lembaga Gereja dalam wilayah Maluku.”Kami meminta dengan tegas bagi oknum-oknum yang telah melakukan tindakan tidak terpuji yang telah mengatasnakan organisasi dan lembaga gereja di wilayah Maluku untuk melayangkan surat yang pada prinsipnya tidak ada hubungan dan sangkut pautnya,maupun tindakan yang telah berdampak melecehkan nama organisasi maupun lembaga gereja di hadapan publi,”jelasnya.

GAMKI meminta pimpinan organisasi dan lembaga gereja untuk segera mengambil langkah hukum terhadap oknum-oknum yang telah mengatasnamakan organisasi dan lembaga gereja karena surat dimaksud untuk kepentingan politik mereka.”Kami minta organisasi dan lembaga gereja segera melakukan koordinasi dengan media online yang bersangkutan yang secara sadar telah membuat surat yang pada prisipnya tidak dapat dipertanggung jawaban secara organisasi,maupun secara kelembagaan gereja dalam wilayah Maluku, “paparnya.

Untuk itu, DPD GAMKI Maluku akan turut serta mengawalkan prosesi sampai dengan saatnya oknum-oknum tidak bertanggung jawab harus melakukan klarifikasi dan mempertanggung jawabkan sikap mereka dihadapan hukum.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pengurus Besar Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (PB AMGPM), mengecam Rolin Sarimanela, yang mengatasnamakan organisasi kepemudaan gereja itu, terkait pemecatan Welem Wattimena di Partai Demokrat, sebagaimana diterbitkan salah satu media mainstream lokal.

“PB AMGPM tidak pernah memberikan pikiran kepada saudara Rolin Sarimanela, terhadap pemecatan anggota DPRD Maluku,Welem Wattimena, di Partai Demokrat,”tegas Ketua dan Sekretaris PB AMGPM, Melkianus Sairdekut dan Deiven Faith Resley melalui suratnya yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM, Selasa (15/6/2021).

Dikatakan, PB AMGPM tetap berada pada koridor politik yang santun dan tidak berkepentingan menyampaikan pikiran ke publik menyangkut masalah internal partai politik.”Terhadap hal tersebut diharapkan semua kader AMGPM tetap mempercayakan kepada PB AMGPM melakukan klarifikasi terhadap pernyataan tersebut,”harap mereka.

PB AMGPM akan melakukan klarifikasi secara resmi dengan menyampaikan lewat media cetak maupun elektronik.”Seluruh kader AMGPM tidak menanggapi secara sepihak atas nama AMGPM untuk mengklarifikasi surat dimaksud. Tidak melakukan klarifikasi di media sosial maupun media cetak dan elektronik. Berikan kesempatan kepada PB AMGPM menyampaikan klarifikasi atas nama AMGPM ,”ingat mereka.

Begitu juga kepada Sarimanela, yang mengatasnamakan AMGPM, yang menandatangani surat dimaksud, PB AMGPM berharap, agar setiap jenjang AMGPM agar dapat memvalidasi dengan cermat data base keanggotaan. ” Sebab ternyata bahwa dari peristiwa beredarnya surat dimaksud identitasnya tidak diketahui di oleh kepengurusan AMGPM,”pungkas Sairdekut dan Resley. (DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *