Connect with us

Ragam

Siap Pasarkan Produk Lokal di “Maluku Baileo Exhibiton” di Tiga Kota Besar

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Sebanyak 38 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyatakan kesiapan menampilkan produk lokal di Maluku Baileo Exhibiton yang rencanya akan dilaksanakan di tiga kota besar, yakni, Makasar, Surabaya dan Jakarta.

Ini setelah Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGPP) yang dipimpin Plh Sekda Maluku, Sadli Lie Rapat koordinasi (Rakor) dengan stakeholder terkait di lantai VI Kantor Gubernur, Rabu(24/11). Rakor tersebut merupakan tindak lanjuti hasil rapat rapat pertama. Beberapa waktu lalu.

Ketua TGPP Maluku, Hadi Basalama, mengatakan, di Maluku Baileo Exhibiton merupakan langkah inovasi atas inisiasi bersama Pemprov Maluku dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perbankan, dalam mengembangkan pasar khususnya produk Maluku, baik itu UMKM, perikanan dan sektor potensial lainnya untuk diangkat di tingkat nasional.

“Rapat kedua ini kita tetap berkomitmen dengan hasil rapat pertama. Jadi seluruh peserta rapat yang hadir ini yang dipimpin pak Sekda, berkaitan dengan pertemuan tanggal 12 November, mengenai Maluku Baileo Exhibiton, “ujar Basalama kepada awak media usai memimpin Rakor.

Maluku Baileo Exhibiton sendiri merupakan model patron baru yang dilakukan Pemprov Maluku bersama dengan private sektor, baik itu BUMN, Perbankan dan pelaku UMKM yang disatukan menjadi satu visi misi dalam pengembangan sektor lokal.

“Jadi yang menjadi harapan besap pak Gubernur, Murad Ismail bahwa Pemprov Maluku dengan segala potensi yang ada, harus bisa berkolaborasi bersama-sama, sehingga pemerintah bersama private sektor harus memiliki program yang Link end Mercy untuk bisa bersaing dengan prodak secara nasional,”terangnya.

Sebagai tahap awal dari Maluku Baileo Exhibiton di Kota Makasar dan dua kota lainnya, kata Basalama Maluku akan menampilkan prodak pasal lokal yang merupakan program triple pin atau pabrik private prenship, sehingga UMKM yang ada akan bermain dipasar nasional.
“Insyah Allah, nanti itu akan di Makasar dan saya sudah kroscek kemarin dengan Kadis, kalau potensi pasar yang ada disana sangat luar bisa. Itu Mall di Ratu Indah kurang lebih sehari ada sekitar 20 ribu pengunjang yang datang dan kita akan bermain disana lewat Maluku Baileo Exhibiton,”cetusnya.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Provinsi Maluku, Mus Mualim menambahkan, produk dan potensi pariwisata yang dipasarkan atau dipromosikan adalah wajah Maluku. ” Jadi secara komprehensif entah itu budaya. Entah itu kuliner. Semua produk dan potensi asli Maluku. Tentu kita sangat mengapresiasi dan mendukung serta mensuport seluruh kegiatan-kegiatan di Provinsi Maluku,”tandas Mualim.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *