Connect with us

Ragam

Soal Uang Jasa Covid-19 Bagi Nakes, Ini Penjelasan Kadinkes Maluku

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Maluku, dr Zulkarnain,M. S, SP, JPK, FIHA menegaskan,  jasa Covid-19 bagi tenaga kesehatan (Nakes) belum dibayarkan, karena Kadinkes sebelumnya tidak membuat petunjuk teknis atau Juknis.

Kendati begitu, dia menegaskan, pihaknya sementara berproses, setelah melalui Badan Pemeriksaan Keuangan Provinsi (BPKP) agar jasa Covid-19 bagi para Nakes segera dibayarkan.”Rencana operasi  Covid-19 sudah disusun, dan diserahkan softcopy  via aplikasi Whatshap (WA) kepada Sekretaris Satgas Covid-19, Hen Farfar, via ibu Ian (sekretaris) 22 Maret 2022 lalu, untuk ditambahkan poin-poin yang berhubungan dengan tugas dan fungsi  Satgas Covid-19. Jadi uangnya di rekening RSUD Ishak Umarella.( bukan di dinkes kesehatan),”kata Umarela, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Kamis (12/5/2022).

Pernyataan Zulkarnain, sekaligus menepis sorotan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Ruslan Hurasan, soal Jasa Covid-19 untuk 131 tenaga kesehatan(Nakes) yang bertugas di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) yang belum dibayarkan sejak 2020 lalu.

Zulkarnain menegaskan, terkait uang jasa dokter Covid-19, tahun 2020 lalu perkembangannya sebagai berikut, draft peraturan Gubernur (Pergub)  sudah dibahas di BPKP Provinsi Maluku.”Jadi kami sudah mendapatkan softcopy hasil telaahnya, tetapi masih menunggu hasil resmi yang ditandatangani kepala BPKP, hingga saat ini,”terangnya.

Hal ini, kata dia, karena tahun 2020 lalu, tidak buat petunjuk teknis (juknis) oleh Kadinkes yang sebelumnya.”Jadi setelah pembahasan internal selesai, baru akan dikomunikasikan dengan Biro Hukum.  SK Direktur RS Lapangan juga sudah dibuat draft nya, menunggu pembahasan internal dinas,”ingatnya.(DM-02)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *