Connect with us

Politik

Tak Lagi Berkuasa di 2022, Bupati dan Walikota Ini Bakal “Naik Kelas” di Pilgub

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Sejumlah Bupati dan Walikota bersama wakilnya di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Maluku, masa jabatannya berakhir 2022 mendatang.

Bagi Bupati dan Wakil Bupati memimpin satu priode dipastikan bakal kembali mencalonkan diri, sementara Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Walau, yang sudah dua kali memimpin diwacanakan bakal “naik kelas”
berlaga di pemilihan Gubernur Maluku 2024 mendatang.

WALIKOTA AMBON, RICHARD LOUHENAPESSY, SH

Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota, periodisasi berakhir 2022 mendatang, yakni Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua-Marlatu Leleury, Bupati dan Wakil Bupati Buru, Ramli Umasugy-Amus Besan, Bupati dan Wakil Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon-Agustinus Utuwaly, Bupati Seram Bagian Barat, Thimotius Akerina, dan Walikota dan Wakil Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dan Syarif Hadler.

Di Maluku Tengah Tuasikal dan Leleury, sudach menjabat dua periode. Itu berarti masa periodisasi mereka selesai medio September 2022 nanti. Tuasikal Diwacanakan bakal berlaga di Pilgub Maluku. Dia kemungkinan merebut kursi Gubernur. Namun tidak tertutup kemungkinan Tuasikal ambil posisi Wakil Gubernur.

BUPATI SBB, THIMOTIUS AKERINA

Lantas, Leleury bakal “naik kelas” rebut kursi Bupati Maluku Tengah.”Saya sudah cukup dua periode dampingi Pak Tuasikal. Saya tidak lagi mencalonkan diri di Pilkada,”Kata Leleury, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, belum lama ini.

Di Kabupaten Buru, Umasugy-Besan masa jabatan berakhir April 2022 nanti. Umasugy, yang telah menjabat Bupati Buru dua periode tidak lagi mencalonkan diri. Ketua DPD Partai Golkar itu diwacanakan merebut kursi Wakil Gubernur Maluku di Pilgub Maluku atau mencalonkan diri merebut kursi DPR RI pada Pileg 2024 mendatang. Sementara Besan, dipastikan bakal maju mencalonkan diri merebut kursi Bupati Buru pada Pilkada Buru 2024 mendatang.

BUPATI KKT, PETRUS FATLOLON, SH. MH

Beralih ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Disana Fatlolon-Utuwali, masa jabatannya berakhir Maret 2022 mendatang. Mereka baru satu periode memimpin bumi Duanlolat. Fatlolon dipastikan kembali merebut kursi Bupati KKT. Sementara Utuwaly, belum diinformasikan apakah kembali berpasangan dengan Fatlolon atau ingin melawan Fatlolon merebut kursi KKT 01.

Sementara di SBB, Thimotius Akerina yang mendampingi almarhum Bupati SBB, Yasin Payapo sebagai Wakil Bupati dan kini dilantik menjabat Bupati. Masa jabatan Akerina berakhir medio Maret 2022 mendatang. Baru satu periode Akerina memimpin bumi Saka Mese Nusa. Dia dikabarkan bakal kembali berlaga mempertahankan kursinya di Pilkada SBB 2024 mendatang.

Sedangkan di Kota Ambon, Louhenapessy dan Hadler telah memimpin ibukota provinsi ini dua periode. Louhenapessy telah menjabat Walikota dua kali. Sementara Hadler bari sekali menjabat Wawali. Masa tugas mereka berakhir medio Mei 2022 mendatang. Louhenapessy secara terang-terangan menyatakan sikapnya bakal bertarung di Pilgub Maluku. Politisi Senior Partai Golkar ini didorong merebut kursi Gubernur Maluku. Namun disisi lain, dia ingin berpasangan dengan Gubernur Maluku, Murad Ismail, merebut kursi Wakil Gubernur.”Kalau dipercayakan Partai Golkar saya siap. Apakah itu posisi Gubernur atau Wakil Gubernur Maluku,”Kata Louhenapessy, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, beberapa waktu lalu. (DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *