Connect with us

Ragam

Takut Tsunami dan Letusan Gunung Merapi, Warga Damer Ngungsi di Lapangan

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Warga di Pulau Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya, yang terdampak Gempa Bumi 5,6 SR, Minggu (12/12/2021) dan disertai guncangan susulan beberapa hari belakangan ini mengakibatkan sejumlah infrastruktur rusak berat di daerah itu masih meresahkan masyarakat setempat.

Ini setelah mereka takut mengungsi
kedataran tinggi karena takut letusan gunung Merapi. Begitu juga mereka takut mengungsi di daerah pantai karena takut terjadi gelombang pasang atau Tsunami.”Akibatnya, warga khususnya di desa dan dusun terdampak seperti di Bebar, Kumur, dan Ilih, saat ini bukan mengungsi di daerah pegunungan atau di pantai, tapi mereka ngungsi hanya di Lapangan bola voli atau bola kaki,”kata salah satu warga Damer, David Demny, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Selasa (14/12/2021).

Apalagi, ingat dia, ada peringatan dini terjadi Tsunami dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika di Maluku dan sejumlah Provinsi lain. “Itu yang membuat masyarakat takut resah. Mesti ada sosialisasi yang baik kepada masyarakat setempat, agar mereka tebang,”harapnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku, Henri Far-far mengatakan, Gempa Bumi 5.6 SR di Kabupaten Maluku Barat Daya, Minggu (12/12/2021) dini hari dampak yang terjadi akibat kejadian Gempa, lokasi guncangan gempa bumi dirasakan pada dusun Bebar Barat, Desa Ilih, Dusun Bebar Timur, Dusun Kumur Kecamatan Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya.

” Kerusakan akibat Gempa Bumi pada Permukiman masyarakat dan Sarana Ibadah diantaranya, Dusun Bebar Barat, Kecamatan Damer
Rumah Warga sebanyak 13 unit (Rusak Berat), 6 unit (Rusak Sedang), 1 unit Gedung Gereja (Rusak Sedang) dan 1 unit Balai Dusun (Rusak Sedang), Dusun Pilih, Kecamatan Damer, yakni rumah warga sebanyak 2 unit (RS) dan 1 unit Gedung Gereja GPM Ilih,”beber Hendri, Senin (13/12/2021)

Begitu juga di Dusun Bebar Timur , Kecamatan Damer, Rumah warga sebanyak 4 unit (RS) dan 1 unit Gedung Gereja (RS). Dusun Kumur, Kecamatan Damer, putusnya sarana dan prasarana air bersih.”Jumlah korban Jiwa tidak ada. Jumlah pengungsi menunggu Konfirmasi dari tim reaksi cepat,”pungkasnya.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *