Connect with us

Ragam

Talud Proyek Dermaga Fery Batumiau Kembali Roboh, Warga Minta Diusut

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON- Talud Proyek dermaga Fery di Desa Batumiau, Kecamatan Letti, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), kembali roboh. Sebelumnya talud dermaga yang didanai APBN miliaran rupiah itu roboh karena diterjang ombak.

Belum diketahui penyebab talud yang hanya disusun batu tanpa campuran Semen itu mengalami kerusakan. Namun, warga setempat menduga akibat pengerjaan pihak Kontraktor amburadul dan lemahnya pengawasan  instansi terkait.”Hampir seluruh bagian  atau struktur talud itu mengalami kerusakan. Batu-batu berserakan. Ini kerja model apa. Uang negara habis terkuras tapi kualitas talud jauh dari harapan,”kata salah satu warga Batumiau, Bambe Pepanwewar, ketika menghubungi DINAMIKAMALUKU. COM, Kamis (14/4/2022).

Padahal, ingat dia, cuaca ekstrim di daerah itu sudah berlalu. Namun, terang dia, talud dermaga itu kembali roboh.”Memang sebelumnya talud dermaga ini roboh karena musim ombak. Tapi kali ini kita tidak tahu talud mengalami kerusakan. Ini kerja asal-asalan namanya. Jangan sampai dermaga ini selesai dan belum dinikmati masyarakat sudah rusak total ,”kesalnya.

Untuk itu, dia menduga, ada kongkalikong atau main mata antara pihak Kontraktor dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XXIII Maluku, instansi terkait. Karenanya, dia berharap, aparat penegak hukum bergerak melakukan penyidikan dan penyelidikan proses pengerjaan dermaga Fery.”Kami menduga ada yang tidak beres dengan proyek dermaga Fery Batumiau. Harus diusut tuntas,”harapnya.

Talud Proyek Dermaga Fery Batumiau yang Roboh, Medio Januari 2022 lalu

Sebagaimana diberitakan DINAMIKAMALUKU.COM, sebelumnya, proyek dermaga Fery di Desa Batumiau, Kecamatan Letti dan Wakarleli, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, dilaporkan amburadul. Sebab, talud pembangunan dua dermaga untuk dilayani Kapal Feri di dua pulau berdekatan itu sebagian roboh diterjang ombak.

Diduga proses pengerjaan dermaga Ferry yang dilakukan pihak Kontraktor tidak sesuai bestek, sehingga ketika musim ombak, talud dengan mudah roboh.”Apalagi batu-batu hanya disusun tidak pakai campuran Semen,”jelas salah satu warga Batumiau, Wem Daniel, ketika menghubungi DINAMIKAMALUKU.COM, Kamis (6/1/2022).

Dia kuatir, talud dermaga tidak kunjung diperbaiki, kerusakan terus terjadi. Apalagi saat ini memasuki cuaca ekstrim. “Biasanya saat bulan Januari hingga Februari gelombang sangat tinggi. Kita kuatir kerusakan semakin parah,”ingatnya.
Padahal, sebut dia, warga MBD khususnya warga Letti dan Moa, sangat mendambakan kehadiran dermaga Fery agar kapal Fery melayari dua pulau berdekatan itu.”Nah kalau kapal Fery beroperasi arus perhubungan laut semakin lancar. Saat ini warga hanya menggunakan moda transportasi Speedboat dan motor laut dari dan ke Letti-Moa. Nah kalau kapal Fery beroperasi sangat membantu,”harapnya.

Untuk itu, dia berharap, instansi terkait memanggil pihak Kontraktor agar memperbaiki kerusakan talud dermaga itu “Tadi kami sudah hubungi Pak Anos Yeremias, anggota DPRD Provinsi Maluku. Kami berharap ada perhatian serius beliau agat menghubungi pihak terkait,”sebutnya.

Terpisah, Kepala Seksi Lalu Lintas Sungai Danau Penyeberangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XXIII Maluku, Farouk Suneth mengatakan, dirinya sudah jelaskan ke Anos Yeremias. Kata dia, kontraktor dermaga itu segera memperbaiki. “Saya akan laporkan juga ke pimpinan untuk segera kita evaluasi untuk mengantisipasi ombak, kita akan usulkan pembuatan kubus beton nantinya untuk menahan dan memecah ombak agar tidak langsung menghantam area dermaga,” Kata Farouk, ketika dihubungi DINAMIKAMALUKU.COM via telepon selularnya, Kamis (6/1/2022).
Bahkan, lanjut dia Siap pak, informasi di lapangan pasangan batu kena ombak, sudah di perintahkan untuk segera diperbaiki
“Kita terus memantau agar proses pengerjaan dermaga itu dikerjakan secara baik agar dimanfaatkan masyarakat setempat demi memperlancar aktivitas perhubungan laut dan perputaran ekonomi,”pungkasnya.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *