Connect with us

Parlemen

Tasaney Harap Polisi Cegah Konflik Antar Warga

Published

on

AMBON,DM.COM,-Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Michiel Tasaney berharap, pihak Kepolisian meredam konflik antar warga didaerah ini. Apalagi, ingat politisi Partai Golkar itu, saat ini sudah memasuki bulan suci Ramadhan.

“Kita apresiasi pihak Kepolisian, yang selalu melakukan tindakan preventif mencegah konflik antar warga,”kata Tasaney, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Selasa (28/2/2023).

Pernyataan Tasaney, sekaligus menyikapi bentrok antar warga Negeri Wakal dan Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, yang sering salin serang satu sama yang lain. Terakhir, Senin (27/2/2023) dua warga bertetangga itu nyaris bentrok, namun di Cegah aparat Kepolisian.”Kita berharap pihak Kepolisian segera antisipasi agar bentrok antar agar segera  disudahi,”harap Tasaney.

Apalagi, ingat Wakil rakyat dari daerah pemilihan Buru dan Bursel itu, saat ini memasuki bulan suci Ramadhan, sehingga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat selalu terjaga.”Nah, kalau sering terjadi gesekan antar warga, tentu menganggu kenyamanan  warga menunaikan ibadah puasa. Ini yang harus dihindari,”ingatnya.

Tak hanya itu, ingat politisi muda itu, jika warga sering bentrok, sangat mengganggu program pembangunan di daerah yang berkonflik.”Kalau warga sering berkelahi, sangat menganggu program pembangunan yang masuk didaerah itu. Nah, kalau bentrok terus terjadi tentu menghambat pembangunan,”tegasnya.

Begitu juga kepada para pimpinan di tingkat desa dan negeri juga diminta ikut mencegah konflik antar warga di daerahnya.”Peran penting para raja-raja cegah konflik juga sangat dibutuhkan. Mereka yang mengetahui akar masalahnya. Kita berharap peran mereka, ikut menyelesaikan persoalan yang terjadi,”imbuhnya.

Politisi muda itu juga berharap, kepada pihak Kepolisian memanilisir bentrok antar warga di sejumlah wilayah.”Ini agar mencegah terjadi konflik antar warga. Kita juga berharap Maluku tidak masuk daerah rawan konflik antar warga,”pungkasnya.(DM-02)


Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *