Connect with us

Ekonomi

Tembus 10.500 Paket, Pelaku Usaha Ini yang belum Kasih Sembako Gelar GPM

Published

on

AMBON,DM.COM,-Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat melalui Gerakan Peduli Maluku (GPM), Pemerintah Provinsi Maluku, kembali menggelar rapat tindak lanjut dalam rangka pengendalian Inflasi menghadapi Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN), Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H.

Rapat itu, dipimpin Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan Provinsi Maluku, Hadi Basalamah, bertempat di ruang rapat lantai 6 kantor Gubernur Maluku, Jumat (3/3/2023).

Dalam keterangannya, Basalamah menyampaikan, dalam rapat ini akan dikonsolidasi bersama-sama, upaya percepatan yang saat ini menjadi isu di tingkat nasional maupun dunia, yaitu Inflasi.

“Rapat ini merupakan tindak lanjut pertemuan tiga hari yang lalu, dan hari ini kita akan menkonsolidasi bersama-sama atas nama Maluku, terkait dengan upaya langkah-langkah percepatan yang saat ini menjadi isu di tingkat nasional maupun dunia, khususnya terkait kondisi makro ekonomi yang didalamnya juga ada inflasi,”ujarnya.

Pada kesempatan tersebut dirinya juga menjelaskan tambahan bantuan paket yang saat ini sudah mencapai 10.500 paket Sembako.

“Alhamdulillah, ada tambahan kurang lebih 1.000 paket jadi totalnya semua 10.500 paket, kita berdoa bersama-sama agar apa yang dilakukan ini bernilai ibadah disisi Allah SWT, untuk masyarakat Maluku,” harapnya.

Ia juga mengajak para stakeholder, untuk sama-sama peduli untuk Maluku yang lebih baik.“Marilah kita sama-sama peduli, berkolaborasi, bahu membahu, sebagaimana harapan teman-teman pelaku usaha dan Gubernur Maluku Murad Ismail, yang selalu menyampaikan agar Bersama-sama berkolaborasi untuk Maluku lebih baik lagi kedepan,”ajak Basalamah.

Untuk diketahui pada kesempatan itu sejumlah paket telah diterima dari PT. PLN Maluku Maluku Utara sebanyak 250 paket, Bank Tabungan Negara 150 Paket, Bank Tabungan Pensiunan Negara 150 Paket, Bank Central Asia 50 Paket, PT Lia Tan Jaya 25 Paket, Hotel Swissbel Ambon 15 Paket, Taspen 100 paket, dan BPJS 100 paket.

“Sementara saat ini masih menunggu konfirmasi dari PT. Pupuk Indonesia, Jasa Raharja, Perikanan Nusantara, Maluku Prima, PT. PPI,”utupnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Maluku Saldi Aldrin, Kepala Biro Perekonomian Setda Maluku Onesimus Soumeru, Pimpinan BUMN/BUMD, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pelaku Usaha, Perbankan, beserta unsur terkait lainnya. (DM-02)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *