Connect with us

Ragam

Warga Damer Terdampak Gempa Bumi Mulai Kelaparan dan Sakit

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Warga di sejumlah desa di Pulau Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), mulai kelaparan dan sakit. Pasalnya, hingga saat ini belum ada suplai bantuan dari Pemda MBD , kepada warga didaerah itu.

Salah satu warga Damer, Frejon Berbiru mengatakan, stok persediaan bahan makanan waega mulai menipis, bahkan habis karena warga Takut ke hutan maupun kebun karena sering terjadi gempa susulan meski dalam skala kecil.”Jadi memang warga mulai kelaparan,”kata Berbiru, ketika dihubungi DINAMIKAMALUKU.COM, Rabu (15/12/2021).

Selain warga kelaparan, ada sejumlah warga mulai sakit karena tidur seadanya di luar rumah, sehingga mudah terserang penyakit.”Mereka tidur diluar tanpa selimut dan tenda, sehingga kondisi tubuh mereka menurun dan Sakit,”terangnya.

Lantas, sudah ada bantuan dari Pemda MBD dan Provinsi, dia mengaku hingga saat ini belum ada.”Baru ada bantuan yang dikirim pemerintah provinsi dan anggota DPRD Maluku, Anos Yeremias. Tapi bantuan baru sampai. Kalau bantuan dari yang lain belum ada,”bebernya.

Sekedar tahu Gempa Bumi 5.6 SR di Kabupaten Maluku Barat Daya, Minggu (12/12/2021) dini hari. Dampak yang terjadi akibat kejadian Gempa, lokasi guncangan gempa bumi dirasakan pada dusun Bebar Barat, Desa Ilih, Dusun Bebar Timur, Dusun Kumur Kecamatan Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya.

Akibat Gempa Bumi Permukiman masyarakat dan Sarana Ibadah mengalami kerusakan ringan hingga berat diantaranya, Dusun Bebar Barat, rumah warga sebanyak 13 unit rusak berat, 6 unit rusak sedang, 1 unit Gedung Gereja Rusak Sedang dan 1 unit Balai Dusun rusak sedang. Dusun Iilih, sebanyak 2 unit rumah warga rusak sedang dan 1 unit Gedung Gereja GPM Ilih rusak sedang.

Begitu juga di Dusun Bebar Timur, sebanyak 4 unit rumah warga rusak sesabgdan 1 unit Gedung Gereja rusak sedang. Dusun Kumur, putusnya sarana dan prasarana air bersih. Namun, tidak ada korban jiwa.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *