Connect with us

Politik

Widya MI Target 2 Kursi DPR RI, PDIP Bergerak Konsolidasi Organisasi  Partai

Published

on

DINAMIKAMALUKU.COM, AMBON-Menghadapi pemilu  2024 mendatang, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) semakin mantap memenangkan “pesta” demokrasi nasional lima tahunan itu. Selain melirik sejumlah figur  mendongkrak perolehan suara untuk mencapai target perolehan kursi, partai besutan Megawati Soekarno Putri itu mulai konsolidasi organisasi badan dan sayap partai itu.

Untuk pemilu legislatif partai berlambang Banteng Moncong Putih ini sudah menyiapkan figur-figur yang memiliki basis kuat untuk merebut kursi di DPR RI, DPRD Provinsi dan kabupaten serta kota.

Bahkan, perebutan kursi di DPR RI, PDIP Maluku saat ini memiliki wakil di Senayan menargetkan menambah 1 kursi menjadi  2 kursi di Pemilu legislatif 2024 mendatang.”Kita ini sudah menang pemilu legislatif. Mempertahankan itu yang dilakukan saat ini. Bahkan, kita ingin merebut 2 kursi DPR RI,” kata Sekretaris DPD PDIP Provinsi Maluku, Benhur Watubun, kepada awak media, Kamis (10/2/2022).

Dia mengaku, pihaknya sudah siapkan sejumlah figur dari awal. Kata dia,  Mercy Barends yang saat ini menjabat anggota DPR RI dari dapil Maluku, pasti dicalonkan. Selain itu, pihaknya bakal mencalonkan Widya Murad Ismail (MI) yang adalah isteri Ketua DPD PDIP Maluku, Murad Ismail, yang juga Gubernur Maluku.” Yang pasti mereka senior-senior kita siapkan juga. Widya pasti calon. Ini calon kita. Kita tarung dimana kita sudah siap bertarung,”tandasnya.

Selain Barends dan Widya, apakah PDIP sudah siapkan  2 figur lain untuk calon DPR RI memenuhi kuota calon anggota DPR RI dari Dapil Maluku sebanyak 4 calon, Watubun yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Maluku ini mengatakan.”Kalau soal DPR RI kita sampaikan 2 calon dulu. 2 calon lainnya kita simpan karena kita punya kantong menggenjot suara. Jadi kita target 2 kursi untuk DPR RI,”tegasnya.

Untuk meraih 2 kursi, terang politisi muda yang dijuluki “Singa Podium” itu, hitunganya secara akumulasi suara dari calon anggota DPR RI meraih minimal 300 ribu lebih suara. Dia mencontohkan,  perolehan suara  Mercy Barends 2019 lalu sebesar 88 ribu suara.” Masak kedepan capai 100 ribu lebih suara tidak bisa. Pasti target suara itu tercapai. Kita melihat konsolidasi ibu Barends begitu masif secara linier suara  meningkat. Semakin tinggi konsolidasi. Semakin tinggi juga dukungan masyarakat. Kalau ibu Widya kita kita juga target 100 ribu lebih. Itu berarti sudah hampir 300 ribu suara. 2 calon lain juga kita target suara 100 lebih. Apakah itu tidak 2 kursi,”paparnya.

Dia juga mengaku, untuk perebutan kursi DPD RI, pihaknya juga mendorong dan bakal mencalonkan anggota Fraksi PDIP DPRD Maluku, Frankois Orno.”Kalau DPD RI kita dukung Frankois Orno. Kita juga mesti punya wakil di DPD. Kalau pencalonan ketua MPR, DPD juga ikut pilih,”sebutnya.

Sementara target perolehan kursi DPRD Provinsi, lanjut dia, akan mempertahankan perolehan kursi pada pemilu 2019 lalu.”PDIP pada pemilu legislatif 2019 lalu semua dapil untuk DPRD Provinsi Maluku, semuanya ada kursi. Kalau parpol lain ada dapil yang kosong banyak. DPRD Kabupaten dan kota juga demikian. Mereka banyak kosong. Kita ada kursi di semua dapil,”bebernya.

Untuk itu, dia menegaskan, pihaknya semakin optimis meraih kursi di semua jenjang baik itu DPR RI, DPD RI, dan DPRD Provinsi dan  kabupaten serta kota.”Optimisme ini dengan hitungan yang begitu tepat. Kita tidak main-main. Jangan kasih masuk calon yang tidak memiliki basis lalu target besar-besar,”ingatnya.

KONSOLIDASI  BADAN DAN SAYAP PARTAI

Sementara itu, sejumlah organisasi yang mendukung Partai itu mulai dibentuk. Sejumlah  badan dan sayap Partai yang selama ini vakum mulai dikonsolidasikan bersama infrastruktur Partai memenangkan pemilu.

Buktinya, Kamis (10/2/2022) Relawan Perjuangan  Demokrasi mulai dikonsolidasikan.”Tergantung setiap pemimpin. Lain koki lain masakan. Lain padang lain belalang.  Lain koki lain masakan. Kalau kokinya saya ya diatur secara baik. Setelah saya minta ijin Pak Ketua DPD PDIP Maluku,  melakukan konsolidasi badan dan sayap Partai juga kawan juang untuk, memperkuat basis Partai maka Pak ketua menyetujui harus melakukan konsolidasi,”tuturnya.

Dia mengaku,  Relawan Perjuangan Demokrasi, salah satu sayap penting PDIP. “Jadi selama ini bergerak dari pusat sampai tingkat kabupaten dan kota. Relawan Perjuangan Demokrasi itu  struktur  sampai di Kabupaten dan Kecamatan itu sebagai basis. Jadi dianggap sebagai pengelompokan tani dan nelayan dan juga kelompok-kelompok profesi yang lain,”jelasnya.

Calon ketua Relawan Perjuangan Demokrasi Maluku,  Ali Salampessy, Sekretaris Sukron Somar, Bendahara Fabio Latumeten. “Dalam beberapa waktu kedepan mereka akan melakukan pengukuhan dan rapat kerja. Setelah itu saya lapor smeua ke pak  ketua,”katanya.

Setelah itu, pihaknya  lanjut dengan konsolidasi Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN). Ketua BSPN adalah Samson Atapary. “Kita akan lakukan rapat sore ini juga untuk konsolidasi dan mendengar laporan dari BSPN. Ini karena kita sudah persiapkan kamar hitung, karena kita tidak tunggu waktu untuk pemilu. Seluruh perangkat itu kita siapkan dari sekarang. Mereka juga terus meng update perkembangan daftar pemilih sementara. Apalagi setiap saat berubah. Jadi secara terpusat dilakukan,”sebutnya.

BSPN juga menganalisis, melakukan pemetaan terhadap strategi pemenangan di basis PDIP untuk persiapan rekrutmen calon dan saksi. “Saksi itu unuk Pileg, Pilpres dan Pilkada, saksi sudah disiapkan. Bimbingan teknis sudah dilakukan. Tinggal bagaimana kita kencangkan mereka punya gerak langkah untuk mempercepat konsolidasi ke daerah-daerah,”tandansya.

Setelah itu, pihaknya mengundang Baitul Muslimin Indonesia. Organisasi ini adalah  organisasi  sayap Perjuangan. “Kita juga akan undang Banteng Muda Indonesia. Kita juga undang Taruna Merah Putih. Mereka semua akan dikonsolidasikan. Semua ini dalam rangkaian konsolidasi karena selama ini  vakum,”terangnya.

Wakil rakyat dari dapil Tual, Malra, dan Aru ini mengaku, konsolidasi dilakukan  bagian dalam rangkaian HUT PDIP hingga media 31 Mei 2022, semua badan dan sayap dikonslidaiskan dengan baik. “Jadi kita semua ekstra kerja keras agar semua terbentuk dengan baik. Makanya pagi sampai siang di DPRD, sorenya saya stand by di DPD PDIP Maluku. Sebagaimana saya bilang sebelumnya kalau ada surat yang butuh tanda tangan taruh saja di Bahu saya  untuk tandatangan yang penting kita jalan,”pungkasnya.(DM-02)



Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *