Connect with us

Politik

“Marathon” Konsolidasi Internal, Golkar Maluku Optimis Kembalikan Kejayaan di Parlemen

Published

on

AMBON,DM.COM,-Partai Golkar pada dua pemilu sebelumnya gagal merebut kursi DPR RI dari daerah pemilihan Provinsi Maluku. Partai berlambang pohon Beringin itu juga pada pemilu 2024 lalu, kehilangan kursi pimpinan dewan di DPRD Provinsi Maluku.

Padahal, Partai Golkar selalu memenangkan “pesta” demokrasi nasional dan jadi “langganan” pada pemilu-pemilu sebelumnya dalam perebutan kursi DPR RI maupun kursi pimpinan di DPRD Provinsi Maluku.

Untuk itu, DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, dibawah kepemimpinan Umar Lessy dan Anos Yeremias, sebagai ketua dan sekretaris mulai bergerak melakukan konsolidasi internal dari tingkat kabupaten dan kota hingga kelurahan dan desa di seluruh Maluku.

Ini dilakukan para punggawa partai pimpinan Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia itu, untuk mengembalikan Kejayaan partai dalam perebutan kursi DPR RI dari daerah pemilihan Maluku dan kursi pimpinan DPRD Provinsi Maluku pada pemilu nasional 2029 dan pemilu lokal 2031 mendatang.

Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Anos Yeremias mengatakan, pihaknya sudah bergerak melakukan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar.”Kita sudah menggelar Musda perdana di DPD Golkar Seram Bagian Barat. Kita berencana gelar Musda di Buru Selatan, 8 April 2026, dan di Buru 10 April 2026 mendatang, “kata Yeremias, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Senin (6/4/2026).

Anggota DPRD Provinsi Maluku itu mengaku, usai Musda di Bursel dan Buru, pihaknya menggagendakan kembali menggelar Musda di Kabupaten Kepulauan Aru. Dia mengaku, sesuai hasil rapat pleno, yang mengagendakan menggelar Musda adalah Bidang Kepartaian DPD Partai Golkar Provinsi Maluku.

“Jadi kita mengakhiri Musda di DPD Golkar Kota Ambon. Kita targetkan dalam bulan April 2026 ini seluruh Musda di 11 kabupaten dan kota sudah digelar, dan rampung”jelasnya.

Diakui, usai pihaknya menggelar Musda di kabupaten dan kota, DPD II Partai Golkar melakukan konsolidasi internal dengan mempersiapkan musyawarah partai Golkar ditingkat kecamatan.”Nah, setelah itu dibentuk kepengurusan partai ditingkat kelurahan dan desa. Jadi kita target kepengurusanan terbentuk di 118 kecamatan dan 1. 235 desa dan kelurahan di 11 kabupaten/kota,”paparnya.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan KKT-MBD ini mengaku, konsolidasi internal dilakukan selain menghadapi verifikasi faktual, kesiapan infrastruktur partai menghadapi pemilu legislatif mendatang.

“Konsolidasi internal terus kami galakan untuk mempersiapkan Partai Golkar hadapi pemilu,”terangnya.

Ketika ditanya, Partai Golkar Provinsi Maluku, optimis merebut kursi DPR RI dan kursi pimpinan DPRD Provinsi Maluku, pada pemilu mendatang, dia mengaku.”Kita tentu optmis. Sudah pasti parpol lain juga terobsesi merebut kursi DPR RI dan kursi pimpinan dewan. Kita juga optimis merebut kursi DPR RI setelah dua pemilu kita gagal merebutnya
Makanya selain konsolidasi internal, konsolidasi eksternal juga terus kami galakan, dari sekarang,”pungkasnya.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *