Connect with us

Pemkot Ambon

Walikota Ambon Tak Setuju Warga Bangun Rumah Dilereng Perbukitan

Published

on

AMBON,DM.COM,-Warga Kota Ambon, diingatkan agar tidak membangun rumah pribadi di lereng perbukitan. Ini karena sangat membahayakan jika curah hujan tinggi berpotensi terjadi longsor diwaktu-waktu mendatang.

Hal ini disampaikan Walikota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, kepada awak media, usai meninjau lokasi longsor di BTN Gadihu, Kecamatan Sirimau, Sabtu (9/10/2026).

Untuk itu, Walikota tidak setuju kalau lereng-lereng perbukitan disejumlah kawasan di Kota ini dijadikan kawasan permukiman warga tanpa mempertimbangkan risiko bencana.

Menurutnya, pembangunan di wilayah rawan longsor harus dikaji secara matang agar tidak membahayakan keselamatan warga di kemudian hari.

“Saya banyak tidak sepakat kalau lereng-lereng bukit digunakan sebagai tempat pemukiman, karena kita harus berpikir jangka panjang, bukan hanya hari ini,” tegasnya.

Walikota menilai kejadian longsor di BTN Gadihu menjadi momentum evaluasi terhadap proses pembangunan kawasan perumahan di Kota Ambon. Ia berharap para pengembang memiliki tanggung jawab moral dan sosial terhadap dampak yang ditimbulkan dari pembangunan yang dilakukan.

“Kejadian seperti ini menjadi pelajaran bagi kita. Saya berharap pengembang bertanggung jawab terhadap kejadian ini,” ingatnya

Walikota menjelaskan, berdasarkan mekanisme yang berlaku, kawasan perumahan yang masih berada dalam pengelolaan pengembang sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak developer, termasuk prasarana umum di dalamnya. Pemerintah daerah baru akan mengambil alih pengelolaan apabila seluruh proses penyerahan resmi telah dilakukan.

“Mekanisme di pemerintah itu pengembang membangun, lalu menyerahkan kepada pemerintah baru menjadi tanggung jawab pemerintah untuk mengurus prasarana umumnya. Sepanjang belum diserahkan, itu tetap menjadi tanggung jawab developer,” pingkasnya.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *