Connect with us

Politik

5 Ketua DPRD di Maluku Ikuti Retret Lemhanas RI, Tamaela : Pentingnya Peningkatan Wawasan Kebangsaan

Published

on

MAGELANG, DM.COM, — Sebanyak 5 orang Punggawa asal Provinsi Maluku ambil bagian dalam kegiatan Ret Ret Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD)Ketua DPRD
Seluruh Indonesia yang berlangsung di Lembah Tidar Akmil Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, selama 5 hari, sejak Rabu (15/4/2026) hongga Minggu (19/4/2026).

Mereka antara laim Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur G Watubun, Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Tamaela, Ketua DPRD Kota Tual, Aisia Renhoat , Ketua DPRD
Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Riche L Anggito, dan Ketua DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur, Risman Sibualamo.

Kelima punggawa Ketua DPRD asal Maluku ini bersama 552 Ketua DPRD Provinsi dan Kabupaten serta Kota se Indonesia, mengikuti Retret atau pembekalan nasional secara terlokalisasi di lingkungan militer itu merupakan gelaran Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).

Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Tamaela menegaskan, pentingnya penguatan wawasan kebangsaan dalam
kegiatan retret pimpinan DPRD se-Indonesia yang digelar di Akademi Militer.

Menurut Morits, kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) tersebut memiliki tujuan strategis dalam membentuk karakter
kepemimpinan daerah yang lebih kuat.
Berkarakter Negarawan, berintegritas, berwawasan global, dapat berpikir komperhensif, integiritas dan holistik
yang bertujuan bagi kepentingan bangsa.

“Wawasan kebangsaan ini menjadi tujuan utama agar Indonesia bisa lebih baik ke depan. Program Lemhannas sangat penting untuk memperkuat cara pandang kita
sebagai pimpinan daerah yang berkarakter negarawan, berwawasan global,”kata Tamaela, melalui keterangan tertulis yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM, Kamis (16/4/2026).

Ia menilai, dengan jumlah peserta yang mencapai ratusan orang dari berbagai daerah, kegiatan ini menjadi momentum besar untuk menyatukan persepsi dalam
mendukung program nasional.

Selama retret, kata wakil rkayat dari daerah pemilihan Baguala dan Teluk Ambon itu, para peserta mendapatkan berbagai
materi, mulai dari penguatan konsensus kebangsaan, sinkronisasi kebijakan nasional, hingga pembekalan integritas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua NasDem Ambon ini juga menekankan bahwa lokasi kegiatan di lingkungan militer memberikan nilai tambah
tersendiri dalam membentuk kedisiplinan dan semangat nasionalisme.

“Dengan sistem pelatihan yang terstruktur dan disiplin seperti ini, kami semakin memahami peran strategis DPRD dalam mengawal program nasional menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, menjadi bekal tambahan baginya dan seluruh Pimpinan DPRD dapat mengimplementasikan hasil pembelajaran di daerah masing-masing, khususnya dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah pembangunan nasional.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *