Connect with us

Pemkab MBD

Pemkab MBD Dukung Pembangunan di Wilayah Perbatasan‎

Published

on

AMBON,DM.COM,-Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mendukung pembangunan di wilayah perbatasan. Karenanya, butuh kolaborasi dengan instansi terkait agar mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Hal ini, disampaikan Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach, ketika Pemkab MBD menggelar malam silaturahmi dan jamuan makan bersama Komandan Korem (Danrem) 151/Binaiya, Brigjen TNI Raffles Manurung, di Rumah Jabatan Bupati MBD, Tiakur, Senin (11/05/2026)

Dalam sambutannya, Bupati MBD, Benyamin Th. Noach, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Danrem 151/Binaiya beserta rombongan di Kabupaten MBD.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten MBD, kami menyampaikan terima kasih atas kesediaan Bapak Danrem beserta Ibu dan rombongan yang telah berkunjung ke Tiakur, ibu kota Kabupaten MBD,” ujar Bupati.

Ia mengatakan, wilayah MBD selama ini lebih banyak dikenal para perwira TNI ketika bertugas di Timor Leste. Karena itu, ia berharap daerah perbatasan tersebut juga mendapat perhatian khusus dari pimpinan TNI maupun pemerintah pusat.

“Kami berharap Bapak dan Ibu dapat melihat langsung kondisi dan berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat di daerah ini, sehingga dapat diteruskan dan mendapat perhatian dari pemerintah pusat,” katanya.

Menurut Bupati, kondisi daerah yang penuh keterbatasan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak agar pembangunan dapat berjalan optimal. Ia optimistis perjuangan pemerintah daerah bersama masyarakat akan membuahkan hasil apabila mendapat dukungan seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Danrem 151/Binaiya, Brigjen TNI Raffles Manurung, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten MBD dan masyarakat selama kunjungan kerja di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut bertujuan memantau kondisi prajurit di wilayah teritorial Kodim 1511/Pulau Moa sekaligus meninjau pelaksanaan sejumlah program strategis nasional.

Menurut Danrem, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di MBD menunjukkan progres yang baik.

“Sudah ada dua unit yang mencapai 100 persen, sementara secara umum progres di Maluku telah mencapai sekitar 80 persen dan menjadi yang tertinggi di wilayah Maluku,” ujarnya.

Selain itu, kata Danrem, TNI juga mendapat tugas dari Presiden untuk mendukung pembangunan jembatan dengan bentang maksimal 15 meter guna membantu mobilitas masyarakat dan anak sekolah di daerah terpencil.

“Terdapat pula program penyediaan air bersih bagi wilayah yang membutuhkan, termasuk di Desa Moain, serta bantuan rumah layak huni yang dapat diusulkan pemerintah daerah,” katanya.

Danrem menambahkan, TNI juga telah membangun sejumlah jalan setapak di lingkungan masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengatakan, berbagai program pemerintah pusat masih dapat terus didorong untuk membantu percepatan pembangunan di daerah perbatasan, termasuk rencana pembangunan Pos Satgas Pulau Terluar serta pelaksanaan seleksi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran.

“Kami tidak mungkin tidak datang ke Pulau Moa karena ini sudah menjadi tanggung jawab kami dalam mendukung pembangunan serta pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati MBD, Agustinus L. Kilikily, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten MBD, Eduard J. S. Davidz, Ketua TP PKK Kabupaten MBD, Ny. Rely Noach, serta jajaran pejabat lingkup Pemkab MBD dan Kodim 1511/Pulau Moa.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *