Connect with us

Parlemen

Rapat LKPJ Gubernur Maluku, Ini Atensi & Harapan Anos Yeremias

Published

on

AMBON,DM.COM,-Komisi II DPRD Provinsi Maluku, menggelar rapat dengan mitra, Selasa (14/4/2026). Rapat digelar membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Maluku, tahun anggaran 2025.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias mengaku, tujuan utama penyampaian LKPJ Gubernur Maluku, adalah sebagai sarana evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Maluku.

” DPRD menilai kinerja Pemerintah Daerah selama 1 tahun anggaran. Dan diharapkan DPRD memberikan rekomendasi. Jadi memang rekomendasi itu demi perbaikan penyelenggaraan pemerintahan kedepan,”kata Yeremias.

“Jadi ini memang sangat strategis, karena itu kami sampaikan terima kasih banyak atas penjelasan bapak dan ibu Kadis terhadap Daftar Inventarisir Masalah (DIM) yang disampaikan oleh Komisi II. Jadi memang setelah kami pelajari informasinya sudah cukup,”terangnya.

Karena semua itu, lanjut Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Maluku ini, terkait penjabaran visi dan misi gubernur dan wakil gubernur.” Tadi juga dijelaskan secara berturut-turut program prioritas yang sudah dilaksanakan maupun yang belum dilaksanakan karena keterbatasan anggaran,”jelasnya.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan KKT dan MBD itu mengaku, ada program dan kegiatan sudah dilaksanakan, tapi ada beban dan tanggungjawab yang belum dilaksanakan.

“Apalagi, yang disampaikan tadi terkait masalah hutang. Ini bukan salah bunda mengandung. Tapi ini situasional, sehingga kita tidak bisa menghindar dari itu,”tandasnya.

Untuk itu, ingat Yeremias, Komisi II akan memberikan rekomendasi kepada Pansus LKPJ sebagai tindaklanjut dari apa yang disampaikan. “Bapak dan ibu sudah jelaskan terkait DIM dari Komisi II. Tentu kami pimpinan dan anggota, menerima karena tidak ada pilihan. Kita mau tolak apa. Tentu kita akan memberikan rekomendasi apa yang sudah dilakukan pada tahun anggaran 2025,”terangnya.

Apalagi, ingat Yeremias, pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap program dan kegiatan yang dilaksanakan mitra komisi II. “Jadi memang kenyataannya seperti itu. Sehingga dititik ini, kami tidak ingin kedepan membuat program-program yang hebat. Tapi, pada akhirnya kita tidak laksanakan dengan baik karena keterbatasan anggaran,”ingatnya.

Karenanya, dia berharap, ketika rapat koordinasi atau konsultasi dengan Gubernur, para Kadis menyampaikan hambatan yang dialami. “Apalagi tanggungjawab Kadis adalah mewujudkan visi dan misi gubernur dan wakil gubernur dalam program dan kegiatan,”pungkasnya.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *