Connect with us

Ekonomi

Perangi Stunting & Miskin Ekstrim, Pj Bupati Malteng Bantu Warga di Nusalaut

Published

on

NUSALAUT, DM.COM,-Persoalan Stunting dan kemiskin ekstrim, saat ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng)
dibawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Bupati Malteng, DR Muhamat Marasabessy, SP, ST,M.Tech dan isteri Bella Marasabessy.

Karenanya, berbagai kebijakan dan terobosan terus digalakan untuk memanilisir Stunting atau masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang, sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak dan miskin ekstrim bagi warga dengan kondisi ketidakmampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, yaitu makanan, air bersih, sanitasi layak, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan dan akses informasi terhadap pendapatan dan layanan sosial.

Untuk itu, perangi Stunting dan kemiskinan ekstrim di Malteng, Pj Bupati Malteng dan isteri memberikan bantuan kepada masyarakat melalui Dinas Kominfo Malteng.

“Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui bapak Pj Bupati Malteng DR. Muhamat Marasabessy , SP, ST M.Tech menyatakan “perang” terhadap kemiskinan ekstrim dan stunting yang masih tinggi di wilayah ini, “kata Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Malteng, Drs. Hengky Tomasoa, MA, melalui keterangan tertulis, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Kamis (11/5/2023).

Buktinya, sejumlah program emas Pj Bupati Malteng, yakni Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pendamping Negeri (OPEN) dan Gerakan Bersama (GEMA) Ina Parenting di Maluku Tengah Pj Bupati Maluku Tengah berupaya menyelesaikan Kemiskinan ekstrim dan Stunting di Malteng, dengan melibat semua OPD yang ada di bumi pamahanunusa.

“Diharapkan pada tahun-tahun mendatang Malteng, tidak lagi penyuplai kemiskinan ekstrim dan tingginya Stunting,”tandasnya.

Dikatakan, saat ini seluruh OPD di Pemkab Malteng, sudah menyebar diseluruh desa dan negeri di didaerah itu.”Jadi sudah ditindaklanjuti oleh sebagian besar OPD yang ada. Saat ini sudah dimulai dengan Dinas Perpustakaan Kabupaten Maluku Tengah,”bebernya.

Sementara, Dinas Kominfo Malteng, saat ini menjadi pendamping pada 4 negeri di Kecamatan Nusalaut, yakni Negeri Ameth, Negeri Nalahia, Negeri Akoon, dan Negeri Leinitu, Rabu (10/5/2023) hingga Kamis (11/5/2023). “Dinas Kominfo Malteng telah bertemu langsung dengan pemangku kepentingan pada negeri masing-masing yang didampingi oleh Camat Nusalaut Glen Masella S.STP,”jelasnya.

Dalam perbincangan tersebut, kata Tomasoa, telah dibicarakan beberapa hal penting dalam rangka upaya penyelesaian masalah kemiskinan ekstrim maupun penanganan Stunting.”Saat pertemuan saya menyampaikan arahan, harapan, dan pesan dari Bapak Pj Bupati Malteng yang intinya dengan bekerja dan bertindak bersama, kemiskinan ekstrim dan Stunting di Malteng diharapkan dapat teratasi,”ingatnya.

Tak hanya itu, Kadis Kominfo Malteng juga menitipkan pesan damai dari Pj Bupati Malteng, agar warga tetap menjaga keharmonisan baik dalam negeri maupun antar negeri, sehingga seluruh masyarakat dapat melakukan aktivitasnya dengan aman dan nyaman.

Pada kesempatan tersebut Pj Bupati Maluku Tengah, melalui Dinas Kominfo Malteng, memberikan bantuan dalam bentuk pemberian telur sebagai penopang Pemberian Makanan Tambahan yang telah disediakan oleh pemerintah Negeri melaui Anggaran Dana Desa.

“Meski, tidak seberapa bantuan yang diberikan, harapan bapak Pj Bupati Malteng, kiranya hal tersebut dapat memicu pemerintah negeri untuk bersama-sama melihat dan menyelesaikan persoalan yang ada,”harapnya.

Sementara terkait Posyandu di setiap negeri di Nusalaut, berjumlah 6 Posyandu dengan rincian, Negeri Ameth 3 Posyandu, sedangkan Negeri Akoon, Negeri Nalahia dan Negeri Leinitu, masing-masing berjumlah 1 Posyandu. Keenam posyandu tersebut berdasarkan catatan, selalu beraktivitas secara aktif.

“Untuk penanganan kemiskinan ekstrim arahan bapak Pj Bupati Malteng untuk bersama-sama pemerintah negeri memverifikasi data penduduk miskin serta dicari solusi, sehingga ditahun-tahun mendatang jumlah pendudukan miskin ekstrim dapat ditekan dan penduduk pada zona miskin ekstrim dapat berkurang secara signifikan,”ingatnya.

Hadir pada kesempatan tersebut selain tim dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Maluku Tengah, juga pemerintah negeri dengan saniri negeri, para kader posyandu serta petugas kesehatan dari Puskesmas Perawatan Ameth.(DM-02)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *