Ragam
Deklarasi Rebut Ketum PIKI, BMW : Kita Siap Bawa Intelegensia Kristen Berkiprah di Kancah Nasional
AMBON,DM.COM,-Ditengah kesibukan yang padat sebagai tenaga ahli Menteri ESDM RI dan Komisaris PT Pertamina International Shipping, Dr Michael Wattimena, SE, SH, MM, ingin kembali terlibat langsung memimpin organisasi keagamaan Kristen untuk berkontribusi bagi kemaslahatan umat Kristiani di kancah nasional.
Ini setelah mantan Ketua Umum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), menyatakan kesiapan merebut kursi Ketua Umum Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) pada Kongres PIKI ke-7 akhir medio April 2026 mendatang di Jakarta.
Kesiapan mantan Wakil Ketua Komisi V dan Komisi IV DPR RI Periode 2009-2014 dan 2014-2019 itu, setelah bersama Pdt. Penrad Siagian sebagai Calon Sekretaris Jenderal PIKI mendeklarasikan diri ingin mimimpin PIKI periode 2026-2031di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).
Deklarasi Wattimena akrab disapa BMW dan Siagian mengusung tema “Bertanding untuk Bersanding Demi Gereja, Masyarakat dan Bangsa”, deklarasi tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, tokoh gereja, pemuda Kristen, serta simpatisan dari berbagai daerah.
Usai Deklarasi, BMW mengatakan, dirinya maju merebut kursi Ketum PIKI agar Intelegensia Kristen, setidaknya membawa warna perubahan dikancah nasional.”Kami melihat bahwa, dengan kehadiran kami, beriktiar bahwa organisasi ini kedepan memberikan warna bagi saudara-saudara kita Intelegensia Kristen untuk lebih berkiprah di kancah nasional,”kata BMW yang juga mantan calon Wakil Gubernur Maluku.
Tak hanya itu, BMW berharap kedepan PIKI bisa berperan bagi Gereja dan berbangsa dan bernegara. PIKI juga diharapkan sebagai pemersatu dan keadilan sosial.
Untuk diketahui PIKI dibentuk 19 September 1953 silam. Kehadiran PIKI, untuk menyatukan dan memperkuat peran intelektual Kristen untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional, sosial, politik, dan budaya di Indonesia berdasarkan nilai-nilai iman Kristen. PIKI juga berfungsi sebagai wadah kolaborasi cendekiawan, profesional, dan akademisi untuk menghasilkan pemikiran, penelitian, serta solusi inovatif bagi bangsa.(DM-04)