Connect with us

Parlemen

Lalai, Komisi II Minta Inin CV Tama Lestari Dievaluasi

Published

on

AMBON,DM.COM,-Komisi II DPRD Provinsi Maluku, meminta Dinas Kehutanan Provinsi Maluku, untuk melakukan monitoring dan evaluasi ijin penembangan kayu di luar non hutan oleh CV Tama Lestari yang beroperasi di Desa Salamahu, Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah (Malteng).

Wakil Ketua komisi II DPRD Provinsi Maluku Ruslan Hurasan mengatakan, Ijin dari CV Tama Lestari, berakhir 19 Desember 2022 nanti. Oleh karena itu, kata dia, hasil dari pertemuan pihaknya  dengan Dinas Kehutanan Maluku, Dinas Lingkungan Hidup Malteng, Badan Bencana Malteng , Camat Tehoru dan Pihak CV Tama Lestari bersepakat untuk melakukan evaluasi operasional CV Tama Lestari sebelum dilakukan perpanjangan ijin.

“Beberapa waktu yang lalu komisi II DPRD Provinsi Maluku mendapat surat dari masyarakat Negeri Salamahu terkait dengan pembayaran ganti rugi dari CV Tama lestari atas kerusakan tanaman masyarakat, saat perusahan lakukan operasional di Negeri Salamahu Kecamatan Tehoru yang belum di bayar,”kata Hurasan, Selasa (13/12/2022).

Dari keterangan pihak Perusahaan, kata Wakil rakyat dari daerah pemilihan Maluku Tengah itu, bahwa hasil ganti rugi sudah di selesaikan dengan masyarakat Negeri Salamahu dan bukti penyelesaian sudah diserahkan untuk DPRD.”Jadi kami sudah  dengar pada pertemuan ini terkait ganti rugi, “ujar Hurasan.

Tak hanya itu, komisi II juga memberikan catatan kritis untuk pihak perusahaan bahwa ada kelalaian, dalam artian dari pihak perusahaan baru berikan laporan triwulan. Padahal, ingat dia, ini menjadi kewajiban perusahaan melakukan  laporan pada Dinas Lingkungan Hidup Malteng.“Semoga kedepan laporan triwulan tidak lagi terlambat,”harapnya(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *