Ekonomi
SKK Migas & ExxonMobil MoU Eksplorasi di Area Terbuka Indonesia
![](https://dinamikamaluku.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230331-WA0045.jpg)
SAUMLAKI,DM.COM,-Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan konsorsium ExxonMobil Indonesia menandatangani perjanjian kerjasama.
Memorandum of Understanding atau MoU itu terkait kegiatan eksplorasi di area terbuka Indonesia senilai Rp 630 miliar. Program eksplorasi tersebut merupakan pengalihan dari komitmen kerja pasti Wilayah Kerja (WK) Gunting dan WK Surumana.
Perjanjian ini adalah bagian dari komitmen SKK Migas menarik investasi dan menemukan cadangan migas baru. Hal ini untuk mendukung capaian produksi 1 juta BOPD (barel minyak per hari) dan 12 BSCFD (miliar standar kaki kubik per hari) gas pada tahun 2030.
Berdasarkan pérs rilis yang disampaikan kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Jumat (31/03/2023), Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto mengapresiasi dan menyambut baik penandatanganan perjanjian tersebut. Menurutnya, kesepakatan ini menunjukkan kepercayaan yang tinggi dari ExxonMobil Indonesia, sebagai salah satu perusahaan migas kelas dunia terhadap potensi migas Indonesia.
“Dengan pengalaman ExxonMobil sebagai perusahaan terkemuka di bidang hulu migas, kami yakin kegiatan eksplorasi ini akan memberikan hasil positif bagi kedua belah pihak dan berkontribusi pada pengembangan sumber daya migas Indonesia”, kata Dwi dalam sambutannya di Jakarta, Jumat (31/03/2023).
Kegiatan eksplorasi ini menurutnya, akan dilakukan dengan standar keselamatan, efisiensi dan tanggung jawab lingkungan yang tinggi. Hal ini penting guna memastikan kegiatan eksplorasi tidak merusak lingkungan dan mengganggu kehidupan masyarakat sekitarnya.
Beberapa area terluat Indonesia yang akan dieksplorasi adalah, Onshore Papua, East Java, Offshore Sumatera, dan lainnya, jelas Dwi.
“Kegiatan eksplorasi ini juga akan turut melibatkan penggunaan teknologi dan teknik yang canggih untuk mencari sumber cadangan migas baru. Kami juga berharap kegiatan ini akan menciptakan lapangan kerja baru dan menghasilkan pertumbuhan ekonomi. Sehingga membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitar wilayah operasi”, ujarnya.
Dwi yakin kegiatan eksplorasi ini akan berkontribusi pada pertumbuhan dan pengembangan pengelolaan hulu migas yang berkelanjutan bagi Indonesia.
“Atas nama manajemen SKK Migas, saya mengapresiasi semua pihak, konsorsium ExxonMobil Indonesia, Petronas dan terutama Bapak Menteri ESDM yang telah memberikan dukungan atas penandatanganan perjanjian ini”, ungkapnya.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif pada kesempatan yang sama mengaku optimis kegiatan eksplorasi di wilayah terbuka, akan membantu menghasilkan tambahan data migas yang dapat mendukung persiapan Wilayah Kerja Migas.
“Pemerintah Indonesia tetap berkomitmen untuk mendukung pengembangan kegiatan hulu migas di dalam negeri. Terus melakukan pengembangan dalam sistem pengelolaan hulu migas, agar bisa meningkatkan keyakinan investor dalam melakukan investasi”, terangnya.
Arifin berharap, penandatanganan kerjasama ini akan mendorong peningkatan investasi serta berdampak positif bagi iklim investasi hulu migas di Indonesia.
Presiden ExxonMobil Indonesia, Carole Gall dalam kesempatan yang sama, mengapresiasi upaya Pemerintah tingkatkan kepercayaan investor dan kemudahan berbisnis.
“Kesepakatan ini merupakan tonggak penting dalam industri hulu migas Indonesia serta menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki daya tarik bagi para investor”, katanya. (DM-04)
![](https://dinamikamaluku.com/wp-content/uploads/2020/08/LOGO-2.png)