Unpatti
Unpatti Kerjasama dengan YIJ Foundation, Siapkan Mahasiswa Hadapi Tuntutan Kerja Global
AMBON,DM.COM, – Universitas Pattimura (Unpatti) terus memperluas peluang pengembangan sumber daya manusia melalui kerja sama internasional khususnya di negara Jerman. Untuk itu, mahasiswa Unpatti dituntut memperluas wawasan menghadapi tuntutan kerja global.
Hal tersebut ditandai dengan peluncuran Program Vokasi dan Tren Industri yang bekerja sama dengan YAIJ Foundation (Your Access International Journey) atau Yayasan Aupair Indonesia Jerman.
YAIJ Foundation merupakan lembaga dan perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan internasional, pertukaran budaya, kursus bahasa Jerman, serta penyaluran program studi dan kerja ke Eropa, khususnya Jerman.
Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan berbagai peluang program karier internasional bagi mahasiswa dan alumni Universitas Pattimura melalui peluncuran program studi vokasi dan tren industri yang berlangsung di lingkungan kampus. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Senat Universitas Pattimura, Kamis (21/5/2026).
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Pattimura, Dr. Ruslan H. S. Tawari, M.Si., dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut karena dinilai membuka peluang baru bagi mahasiswa dan alumni untuk mengembangkan kapasitas diri, baik dalam bidang vokasi, pelatihan industri, maupun pengalaman internasional.
Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga membentuk pola pikir generasi muda agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja global.
“Kegiatan seperti ini memberikan kesempatan bukan hanya pengalaman, tetapi juga memberikan arah dan cara berpikir untuk bagaimana membangun masa depan,” ujar Dr. Tawari.
Lebih lanjut ditegaskan bahwa mahasiswa harus mampu memanfaatkan momentum tersebut dengan penuh komitmen dan tanggung jawab, mengingat tidak semua orang memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti program internasional tersebut.
Tawari mengatakan bahwa generasi muda di Maluku perlu memiliki keberanian dalam memanfaatkan berbagai peluang baru. Menurutnya, pola pikir yang progresif disertai komitmen untuk terus belajar merupakan faktor penting dalam membuka akses terhadap berbagai peluang dan pengembangan diri di masa depan.
Dr. Tawari menutup sambutannya dengan menyampaikan harapan agar mahasiswa Universitas Pattimura dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi, perluasan wawasan, serta penguatan pengalaman internasional.
Sementara itu, Kepala PT YAIJ Cabang Ambon sekaligus perwakilan YIJ Foundation, Yulia Rumpeniak, menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan membuka akses bagi mahasiswa dan alumni Universitas Pattimura untuk memperoleh kesempatan karier dan program vokasi di Eropa, khususnya Jerman.
Ia mengungkapkan bahwa pemerintah Jerman saat ini membuka peluang besar bagi tenaga muda produktif dari berbagai negara karena kebutuhan sumber daya manusia di sektor industri dan layanan kerja terus meningkat.
“Kami hadir untuk memperkenalkan kepada mahasiswa dan alumni Universitas Pattimura bahwa ada peluang untuk berkarier dan mendapatkan pengalaman internasional di luar negeri, khususnya di Jerman,” jelasnya.
Melalui YIJ Foundation dan PT YAIJ, pihaknya menyediakan program pendampingan karier internasional, termasuk program Ausbildung atau studi vokasi di Jerman, serta program pertukaran budaya di Amerika dan Belgia.
Untuk mendukung akses peserta, pihak YIJ Foundation juga memberikan skema subsidi pembiayaan hingga 70 persen yang dapat membantu mahasiswa dan alumni dalam mengikuti program tersebut.
“Kami berharap peluang ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa dan alumni Universitas Pattimura untuk membangun masa depan yang lebih baik,” tutupnya.(DM-04)