Ragam
Demokrat “Kepung” Ambon Unjuk Kekuatan Menangkan 2M Rebut Gubernur & Wagub Maluku


AMBON,DM.COM,-Partai Demokrat sepertinya, tidak main-main memenangkan kader utama, Michael Wattimena, yang merebut kursi Wakil Gubernur Maluku. Michael berpasangan dengan calon Gubernur Maluku, Murad Ismail. Murad-Michael, mendapat nomor urut 2, diakronim 2M.
Buktinya, usai menghadiri konsolidasi pemenangan 2M dengan ratusan kader dan simpatisan Partai Demokrat Kota Ambon, di Hotel Golden Palace, Senin (28/10/2024), mantan anggota DPR RI dua periode itu langsung menuju Baileu Oikumene menghadiri kampanye dialogis yang digelar DPD Partai Demokrat Maluku. Kampanye dialogis dihadiri ribuan kader dan simpatisan partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono itu.
Untuk Konsolidasi DPC Partai Demokrat Kota Ambon, selain dihadiri ratusan kader dan simpatisan, dilakukan ikrar pembacaan pernyataan sikap DPC Demokrat Kota Ambon, solid memenangkan 2M yang dibacakan Sekretaris DPC Kota Ambon, Dodi Latuconsina didampingi Ketua DPC Demokrat Kota Ambon, Femri Tuwanakota, pengurus DPC Demokrat Kota Ambon, dan pimpinan Anak Cabang Demokrat di lima Kecamatan di Kota Ambon. Usai pembacaan pernyataan sikap memenangkan 2M, ketua PAC Demokrat, menandatangani surat pernyataan.
Sementara kampanye dialogis di Baileo Oikumen, Ketua DPD Demokrat Maluku, Alwen Roi Pattiasina mengaku, bangga karena kehadiran ribuan kader dan simpatisan Partai Demokrat, memenuhi gedung itu.
” Hari ini Pak MI (Murad Ismail) tidak bisa hadir karena hari ini bertepatan dengan kampanye di Buru dan Bursel. Makanya, hadir kader terbaik, anak muda Maluku,laki-laki keren. Saya hormati adik tercinta BMW (Bung Michael Wattimena),”kata Pattiasina.
Mantan anggota DPRD Provinsi Maluku ini mengaku, ribuan kader dan simpatisan hadir di Baileu Oikumene, ingin Maluku Maju, pilihan hanya 2M. “Waktu 2M daftar di KPU, kami bersama BMW keluar dari Baileu Partai Demokrat. Hari ini kita bertemu di Baileu Oikumene. Tujuanya agar Maluku kedepan lebih maju,”tandasnya.
Apalagi, kata dia, hari ini bertepatan dengan hari sumpah pemuda, untuk kaum milenial dan genset, memaknai hari sumpah pemuda.
“Baileu ini katong nyatakan baileu ini menyatakan komitmen dan kebersamaan. Jangan bawah-bawah agama memecah Maluku. Kita pilih 2M demi generasi anak bangsa dan anak cucu kita,”harapnya.
Tak hanya disitu, dia mengisahkan, Pilgub Maluku, sebelumnya tidak dukung MI, karena usung calon lain yang saat itu menjabat Gubernur Maluku.”Dolo Pak MI calon, elektabilitas hanya 15 persen, calon Gubernur yang katong usung 60 persen. Padahal calon katong incumben. Apalagi hari ini MI incumbent. Orang bukan incumben saja menang. Pernah jabat Kakor Brimob, Kapolda Maluku dan Wakapolda Maluku. Masak pilih Wakil Gubernur Maluku, kaleng-kaleng,”ingat Pattiasina.
Pattiasina mengaku, BMW adalah mantan anggota DPR RI dua periode dan menjabat Wakil Ketua Komisi V dan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.”Selama beliau jabat anggota DPR RI dan pimpinan komisi, BMW, sering bawa anggaran dan program ke Maluku. Untuk itu, mari katong jadi Marinyo bataria bagi masyarakat Maluku, pilih 2M,”ajak Pattiasina.
Michael akrab disapa BMW ini menuturkan, ketika menjabat sebagai anggota DPR RI, bukan sebagai anggota biasa, tapi jabat Wakil Ketua Komisi V dan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI. “Beta Wakil Ketua Komisi V membidangi infrastruktur delapan tahun, Wakil Ketua Komisi IV membidangi pangan dua tahun. Jadi tidak banyak orang Indonesia Timur, jadi pimpinan komisi,”ingatnya.
Meski begitu, BMW menegaskan, seandainya dirinya terpilih sebagai anggota DPR RI dari dapil Maluku, namun dibujuk dengan emas atau permata mencalonkan diri merebut kursi Wakil Gubernur, bahkan Gubernur, dirinya tidak akan mundur dari kursi anggota DPR RI.
” DPR RI itu sejajar dengan Presiden. Panggil Presiden saudara. Panggil Menteri, saudara Menteri. Menteri pembantu Presiden, kita panggil saudara Menteri. Bapak dan ibu biasa lihat di televisi anggota dewan marah ke Menteri. Begitu besar peran anggota dewan. Kalau saya terpilih dari Maluku tidak mundur. Bukan soal tata hukum sejajar dengan Presiden, tapi sebagai anggota DPR RI bisa bantu rakyat Maluku dan bantu Pemda bawa program dari pusat ke Maluku,”ingatnya.
BMW mengaku, ketika menjabat sebagai pimpinan Komisi, meski dari Dapil Papua Barat, terkait persoalan Maluku, biasanya mengatakan kepada Menteri saat rapat, bahwa secara politik dari Papua Barat, tapi secara Biologis dari Maluku.
“Beta Saya lahir di Itawaka, besar di Ambon, sekolah di Ambon dan kuliah di Unpatti. Terus tinggal di Jakarta. Jadi memang saya berjuang untuk Papua Barat secara politik, tapi berjuang untuk Maluku, karena tanah kelahiran saya dan saya orang Maluku,”tegasnya.
Dia kemudian mencontohkan, salah satu dari sekian banyak program pembangunan diperjuangkan untuk Maluku, ketika menjabat anggota DPR RI. Dia mengaku, pembangunan Jembatan Merah Putih (JMP) bagian dari kontribusi, perjuangan, dan perhatiannya, sehingga orang Ambon dan Maluku terhadap JMP yang menjadi maskot atau icon warga didaerah ini.
“Saya tidak stori sombong, bapak ibu lewat JMP, saya salah satu yang punya perjuangan JMP. Padahal beta bukan dari dapi Maluku, tapi atensi beta di Maluku luar biasa,”ingatnya.
Buktinya, dari pembahasan anggaran JMP di DPR RI, peletakan batu pertama JMP, proses pembangunan JMP, hingga peresmian JMP, dirinya selalu terdepan mengawal proyek bernilai ratusan miliar itu.
“Ketika itu saya sering pimpin tim komisi V melihat langsung progres pembangunan JMP. Bahkan ketika itu saya ingin Pak Presiden SBY yang resmi, tapi meleset sehingga Pak Presiden Jokowi yang meresmikan JMP 2016 lalu,”sebutnya.
Dia mengaku, ketika penĝresmian JMP, usai memberikan sambutan Presiden Jokowi diminta Mic Ceremony (MC) agar tidak meninggalkan podium. “Ketika itu MC mengundang Menteri PUPR dan Gubernur Maluku untuk menemani Presiden. Saat itu Pak Presiden memanggil saya sebanyak dua kali untuk menèmaninya memukul tipa pengresmian JMP,”tuturnya.
Bahkan, ketika itu, ingat dia, Presiden Jokowi meminta BMW agar lebih dekat. “Ini menandakan bahwa Pak Presiden tahu bagaimana kontribusi dan perhatian kami terhadap pembangunan JMP,”ujarnya.
Untuk itu, dia memohon doa restu dari kader dan simpatisan agar 27 November 2024 mendatang ramai-ramai mendatangi TPS memilih dirinya dengan Murad. “Jadi jangan Golput. Pastikan nama ada untuk pilih. Jadi jangan lupa pilih 2M. 2M ada ditengah. Tengah-tengah itu sedaap,”tegasnya.
Apalagi, ingat dia, 2M adalah pasangan istimewa yang tidak dimiliki pasangan calon lain.”Pak MI (Murad Ismail) itu ontua punya pengalaman sebagai Wakil Kapolda Maluku hampi 1 tahun setelah itu Kapolda Maluku, setelah jabat Kakor Brimob Polri di Jakarta, terus beliau sudah jadi Gubernur Maluku periode 2019-2024 yang tidak dimiliki pasangan lain. Lalu ditambah BMW anggota DPR RI dua periode juga jadi pimpinan di komisi. Kita ini pasangan istimewa. Kalau dibandingkan dengan paslon lain, kita ini paslon paling istimewa,”paparnya.
Dia mengaku, bersama MI dari latar belakang berbeda dengan Paslon lain. “Pilih pemimpin yang sudah teruji. Jangan pilih pemimpin yang coba-coba. Pilih pemimpin yang sudah terbukti dan teruji,”ajaknya.
Untuk itu, dia mengigatkan, kalau orang ingin menjelekan MI jangan dipercaya. Dia mengaku, Maluku ketika dipimpin MI angka kemiskinan turun, pertumbuhan ekonomi meningkat, UMKM meningkat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat.
. “Pak Mi pimpin Maluku di tahun 2018, angka kemiskinan 18 persen lebih. 2019 turun menjadi 17,69. Sampai 2024 oleh BPS memberikan nilai Maluku dari 17,69, turun menjadi 16,65. Siapa Bilang itu biasa saja, itu fitnah. Seng ada materi lalu berikan isu pimpin Maluku baru Maluku lebih baik, omong kosong. Pak MI pimpin Maluku, kemiskinan turun, Ekonomi naik diatas nasional. Nasional justeru dibawah pertumbuhan ekonomi Maluku. Bohong kalaj bicara bilang Maluku tingkat kemiskinan tinggi. Pertimbuhan ekonomi rendah. Penganguran rendah itu juga bohonng dan tipu. Tidak ada materi yang jual ke masyarakat, karena tidak ada keunguglan seperti pak MI,”tandasnya.
Apalagi, tambah dia, setelah MI dilantik 2019 lalu diwariskan defisit anggaran Rp 400 Miliar. Lalu 2019 cobaan datang lagi. Ada gempa bumi 2019, terpaksa dana bangun tempat lain dialihkan rehabilitasi dan rekonstruksi dari korban gempa bumi. Saya turut hadir di Passo dan wilayah lain berikan tengki air dan sembako serta kebutihan dasar lainy. Tak hanya itu, kepemimpinan MI Maret 2020 dilanda Covid-19. Basudara seng bisa mencari, lumpuh kerja dari rumah. Kita punya angkot mencari, ojek tidak ada boncengan, semua di rumah. Tapi, Pak MI dalam kepemimpinan pertumbuhan ekonomi setelah Covid-19, pertumbuhan ekonomi naik melebihi nasional. Untuk itu jangan salah pilih pemimpin. Datang di TPS, pilih nomor urut 2,”harap BMW.(DM-01)