Politik
Sukseskan Gerakan Politik Hijau Demi Merawat Pertiwi, DPC PDIP KKT Tanam 500 Pohon
AMBON,DM.COM,-Untuk mensukseskan gerakan politik hijau demi merawat pertiwi, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) ikut menanam 500 anakan pohon.
Proses penanaman anakan pohon dipusatkan di Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Sabtu (14/2/2026). Proses penanaman dilakukan DPC PDIP KKT bersamaan dengan DPD PDIP Maluku dan 10 DPC PDIP Kabupaten dan Kota lainya.
Sebagaimana rekaman video yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM, Minggu (15/2/2026), Ketua DPC PDIP KKT, Jidon Kelmanutu, tengah sibuk mengontrol sejumlah anakan pohon yang telah ditanam.
“Ini Pohon Mahoni, Nangka, dan Alpukat yang sudah hidup. Ini masa pemeliharaan pohon-pohon yang kami tanam. Jadi kami keliling kontrol,”kata Kelmanutu.
Ketua Fraksi PDIP DPRD KKT ini berharap, sejumlah pohon yang ditanam, setidaknya memberikan manfaat krusial bagi lingkungan dan manusia, yaitu menghasilkan oksigen, menyerap karbon dioksida, serta mengurangi polusi udara dan dampak perubahan iklim.
“Pohon juga mencegah erosi, banjir, menjaga kesuburan tanah, menyediakan habitat fauna, dan menurunkan suhu lingkungan:,”jelasnya.

Sebagaimana diberitakan DINAMIKAMALUKU.COM, sebelumnya Ditengah sejumlah partai politik (parpol) sibuk bicara siapa yang bakal merebut kursi Presiden dan Wakil Presiden, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) justeru sibuk bantu korban bencana alam di Sumatera , Aceh dan sejumlah daerah lainya.
Usai bantu korban bencana, partai berlambang “Banteng Kekar Moncong Putih” yang kokoh tolak Pilkada lewat DPRD itu, mulai merawat hutan. Ini dilakukan agar menjaga kelestarian hutan agar tidak terjadi bencana banjir yang mengancam keselamatan jiwa masyarakat.
DPD PDIP Provinsi Maluku misalnya secara serentak bersama 11 DPD PDIP Kabupaten dan Kota beegerak melakukan penanaman 1.100 pohon di Kopertis Sabtu (14/2/2026). Kegiatan peduli alam ini dalam rangkaian Hari Ulang Tahun PDIP ke 53 dan Ultah Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarno Putri.
Penamaman pohon yang dinamakan gerakan politik hijau itu dibuka Ketua DPD PDIP Provinsi Maluku. Benhur George Watubun yang dihadiri fungsionaris DPD PDIP Provinsi Maluku, DPC PDIP Kota Ambon dan PAC PDIP Kecamatan Sirimau
Pada kesempatan itu, Benhur yang juga Ketua DPRD Provinsi Maluku menegaskan, aksi Rawat Pertiwi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk pertanggung jawaban politik kepada rakyat dan lingkungan.
“Kita hari ini melaksanakan satu kegiatan yang sederhana namun berpengaruh luas. Hari ini di provinsi Maluku PDI Perjuangan melaksanakan secara keseluruhan melaksanakan penanaman 1.100 Pohon di seluruh Kabupaten Kota sebagai bentuk pertanggung jawaban kita kepada Rakyat,” tegas Benhur.
Menurutnya wakil rakyat dari daerah pemilihan Kota Tual, Malra dan Aru itu, gerakan ini merupakan refleksi dari semangat Merawat Pertiwi yang bermakna menjaga bumi demi keberlanjutan kehidupan.
“Merawat Pertiwi itu artinya kita telah menjaga bumi supaya keberlangsungan dunia ini tetap berlanjut, kita bisa mencegah banjir, kita cegah bencana, yang berlebihan karena, Bumi ini pada bagian-bagian tertentu di rusaki oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.
Dalam pernyataannya, Benhur juga menyinggung adanya kemungkinan praktik-praktik yang merusak lingkungan, termasuk kebijakan yang dinilai tidak tepat dalam pemberian izin.
“Bisa saja ada kegiatan-kegiatan ilegal, bisa saja pemerintah juga terlibat di dalam proses ini karena memberi ijin yang tidak tepat, karena itu didalam memperingati hari ulang tahun ke 53 dan Hari ulang tahun Ibu Ketua Umum yang ke 79, kita melakukan aksi penanaman sebagai komitmen merawat pertiwi,” ucap Benhur.
Dirinya menekankan, momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan dan Hari Ulang Tahun ke-79 Ketua Umum Megawati Soekarnoputri harus dimaknai sebagai penguatan komitmen politik hijau dan kedaulatan rakyat.
“Karena itu, PDI Perjuangan menegaskan untuk mendukung kedaulatan Rakyat dan menjunjung tinggi politik hijau sebagai bentuk pertanggung jawaban kita sebagai rakyat dan masyarakat,” ungkapnya
Watubun menegaskan bahwa menjaga ekosistem merupakan strategi paling rasional dan mendesak di tengah ancaman kerusakan lingkungan.
“Merawat Pertiwi adalah adalah pilihan yang paling strategis. Yang harus kita lakukan untuk menjaga setiap ekosistem supaya Dia terawat dengan baik baik manusianya baik mahluk hidup demi kelangsungan kita semua,” tegasnya.
Pada tahap pertama, sebanyak 79 pohon ditanam sebagai simbol usia Ketua Umum PDI Perjuangan. Ia berharap gerakan ini mampu menggerakkan kesadaran publik secara berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan hari ini memberi kesan positif untuk kita semua, dan memantik dan memotivasi masyarakat untuk terus-menerus merawat lingkungan, pada hari ini kita menanam tahapan pertama 79 pohon untuk Ibu Megawati sebagai Ketua Umum. Selanjutnya kita tanam sebagai bentuk pertanggung jawaban kita untuk melihat dan merawat Bumi, dan juga lingkungan dimana kita berdiri,” harapnya.
Menutup pernyataannya, Benhur mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kekayaan alam sebagai amanat konstitusi dan tanggung jawab bersama.
“Semoga kita tetap menjunjung tinggi, Bumi, Air, dan Kekayaan Alam yang ada didalamnya, sebagai bentuk merawat dan memeliharannya untuk semua orang mengambil bagian dalam kehidupan di alam semesta,” tutupnya
Sebelumnya, PDI Perjuangan telah melakukan penanaman pohon di sejumlah titik di Maluku, antara lain Negeri Asilulu, STAIN Ambon, Latuhalat, dan Air Lou, sebagai bagian dari rangkaian gerakan lingkungan yang berkelanjutan di wilayah tersebut. (DM-04)