Unpatti
Dekan FST Unpatti : Kami Siap Bantu Pemkot Ambon
AMBON,DM.COM,-Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Henry Wattimanela mengatakan, berbagai cabang ilmu di lingkungan fakultas yang dipimpinya membantu pembangunan di Kota Ambon.
“Cabang ilmu, seperti matematika, fisika, kimia, biologi, ilmu komputer atau informatika, statistika, ilmu lingkungan, hingga teknologi terapan,”kata Wattimanela, melalui keterangan resmi yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM, Jumat (5/6/2026).
Pernyataan Wattimanela, ketika Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menerima audiensi jajaran pimpinan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, yang berlangsung di Balai Kota Ambon, Rabu (3/6/2026).
Pertemuan ini bertujuan membahas penguatan kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, guna menjawab berbagai tantangan pembangunan Kota Ambon, yang kian kompleks dan bersifat multidimensi.
Pertemuan ini juga menjadi ruang dialog produktif, untuk membangun sinergi berbasis ilmu pengetahuan, penelitian terapan, dan inovasi teknologi.
Hasil kerja sama ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya pembangunan kota yang berkelanjutan, adaptif, serta berbasis data yang akurat.
Rombongan FST Unpatti dipimpin langsung oleh Dekan, Prof. Dr. Henry J. Wattimanela, S.Si., M.Si., didampingi jajaran pimpinan fakultas, wakil dekan, serta para ketua jurusan terkait. Turut hadir antara lain Mechiavel Moniharapon, S.Pt., M.Si.; Dr. Ricard Lokolo, S.Si., M.Si.; Renaldo Talapesy, S.Si., M.Sc., Ph.D.; serta Prof. Dr. Imanuel Kapelle, S.Si., M.Si.
Dalam pertemuan tersebut, pihak FST Unpatti menegaskan komitmennya, untuk berkontribusi aktif mendukung agenda pembangunan daerah, melalui penerapan berbagai disiplin ilmu yang dimiliki fakultas.”Nah, berbagai cabang ilmu yang kami memiliki relevansi langsung dengan kebutuhan pembangunan perkotaan saat ini,”terang Wattimanela.
Untuk itu, dia berharap, berbagai bidang keilmuan tersebut dapat dioptimalkan, untuk mendukung pengelolaan lingkungan hidup, transformasi digital pemerintahan, mitigasi risiko bencana, penguatan sistem pendidikan, pengolahan data pembangunan, hingga pengembangan inovasi teknologi yang berbasis pada kebutuhan lokal Kota Ambon.(DM-04)