Unpatti
Dubes Prancis Tinjau Perpustakaan Unpatti, Jadi Pusat Pembelajaran Bahasa Prancis,
AMBON,DM.COM,-Duta Besar Prancis Untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN Fabien Penone, melakukan kunjungan ke Universitas Pattimura (Unpatti), Jumat (12/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Duta Besar Prancis meninjau Warung Prancis (French Corner) yang berada di lantai satu Gedung Perpustakaan Universitas Pattimura. Fasilitas tersebut menjadi pusat pembelajaran bahasa Prancis sekaligus sarana pertukaran budaya yang memperkenalkan berbagai aspek pendidikan, kebudayaan, dan kehidupan masyarakat Prancis kepada mahasiswa.
Pada kesempatan yang sama, mahasiswa Universitas Pattimura menampilkan berbagai pertunjukan berbahasa Prancis di Warung Prancis, mulai dari percakapan, pembacaan puisi, hingga menyanyikan lagu berbahasa Prancis. Penampilan tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan bahasa yang telah dipelajari sekaligus memperlihatkan peran Warung Prancis sebagai wadah pengembangan kompetensi bahasa dan pemahaman budaya internasional di lingkungan Universitas Pattimura.
Kunjungan dari Duta Besar Prancis ini dalam rangka tindak lanjut Joint Working Group Prancis – Indonesia yang akan diselenggarakan pada 1 sampa 3 Juli di Angers Prancis.
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pattimura, Prof. Dr. Dominggus Malle, S.Pt., M.Sc., didampingi Kepala International Office Universitas Pattimura, Dr. Jhon Latuny, S.T., M.Eng., Ph.D., menjelaskan bahwa kunjungan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, ke Universitas Pattimura bertujuan untuk memperkuat sekaligus menjajaki berbagai peluang kerja sama antara Universitas Pattimura dan institusi pendidikan tinggi di Prancis.
Menurut Prof. Malle, saat ini Universitas Pattimura telah memiliki sejumlah program kerja sama yang sedang berjalan, khususnya di bidang perikanan bersama beberapa universitas di Prancis. Selain itu, Duta Besar Prancis juga memberikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa Prancis yang beberapa waktu lalu mengikuti program studi singkat di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura.
Sementara itu, Kepala International Office Universitas Pattimura, Dr. Jhon Latuny, menjelaskan bahwa dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat pimpinan Universitas Pattimura, Wakil Rektor Bidang Akademik menyampaikan apresiasi atas kunjungan Duta Besar Prancis serta menegaskan komitmen Universitas Pattimura untuk terus memperluas jejaring dan kerja sama internasional.
Lebih lanjut, Dr. Jhon Latuny menyampaikan bahwa dalam waktu dekat delegasi Universitas Pattimura dijadwalkan menghadiri pertemuan lanjutan di Prancis guna membahas peluang kerja sama yang lebih konkret di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.
“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan akademik antara Universitas Pattimura dan berbagai institusi pendidikan di Prancis. Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan, penelitian, serta peningkatan kapasitas sivitas akademika Universitas Pattimura,” ujar Prof. Dominggus Malle.
Dr. Jhon Latuny menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam memperkuat kolaborasi akademik internasional sebagai tindak lanjut hubungan kerja sama antara Indonesia dan Prancis.
Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone menjelaskan, kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama Universitas Pattimura. Saat ini telah berjalan kerja sama di bidang perikanan dengan universitas di Prancis, serta program short course yang melibatkan mahasiswa Prancis di Fakultas Sains dan Teknologi.
Dia mengatakan bahwa diskusi tersebut membahas penguatan promosi bahasa Prancis, pengembangan kegiatan kebudayaan, serta perluasan informasi mengenai peluang studi lanjut di Prancis melalui berbagai program Warung Prancis Unpatti.
Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara Universitas Pattimura, Institut Français d’Indonésie, dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia dapat terus berkembang melalui berbagai program pendidikan, kebudayaan, dan pertukaran internasional yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa serta masyarakat Maluku secara luas.(DM-04)