Connect with us

Unpatti

Unpatti & Inpex Kembali Kolaborasi, Siapkan SDM Lokal Hadapi Proyek Abadi Blok Masela

Published

on

AMBON,DM.COM,-Universitas Pattimura (Unpatti) kembali berkolaborasi dengan Inpex Ltd mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) hadapi pengoperasian Proyel Abadi Migas Blok Masela.

Ini setelah Unpatti dan Inpex menggelar Kuliah Tamu bertema “Electrical Engineering and Project Management in Onshore LNG Development”, berlangsung Aula Rektorat Lantai II Unpatti, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi, Dr. Ruslan H.S Tawari, S.Pi., M.Si, mewakili Rektor. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa pertemuan ini membahas dua pilar penting dalam dunia industri energi masa kini, yaitu teknik elektro dan manajemen proyek, khususnya dalam pengembangan fasilitas gas alam cair atau LNG di daratan.

“Dunia sedang bergerak cepat menuju transisi energi yang lebih bersih, dan gas alam berperan sebagai energi transisi yang sangat strategis. Membangun fasilitas LNG bukanlah hal yang mudah, ini proyek berskala besar, kompleks, berisiko tinggi, serta membutuhkan teknologi mutakhir,” ujarnya.

Proyek Strategis Nasional Abadi di Blok Masela yang berlokasi di Provinsi Maluku menuntut ketersediaan sumber daya manusia lokal yang berkualitas. Oleh sebab itu, Universitas Pattimura memiliki peran dan tanggung jawab strategis dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten, sehingga mampu berkontribusi secara maksimal dalam setiap tahap pengembangan proyek tersebut.

Ditambahkan, Fasilitas LNG sangat bergantung pada sistem kelistrikan yang sangat andal. Mulai dari proses pencairan gas, pengoperasian mesin kompresor berkapasitas besar, hingga sistem penyimpanan, semuanya membutuhkan pasokan listrik yang stabil. Di sinilah peran ilmu teknik elektro sangat krusial: menjamin sistem kendali, instrumen, otomasi, dan distribusi daya dapat berjalan tanpa gangguan sedikit pun, atau yang dikenal dengan istilah zero downtime. Inovasi di bidang ini menjadi kunci utama dalam menjaga efisiensi energi sekaligus menjamin keselamatan kerja.

Oleh sebab itu, diharapkan pemaparan materi nanti dapat menghubungkan teori kampus dengan praktik di lapangan secara mendalam. “Mari manfaatkan kesempatan ini dengan baik, berinteraksi secara aktif, dan peroleh sebanyak mungkin ilmu serta pengalaman dari para narasumber” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dorkas Tobing selaku Quality Assurance / Quality Control Manager PT Inpex, selaku pengelola proyek, menyampaikan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kerja sama antara dunia industri dan perguruan tinggi.

“Kami percaya masa depan dimenangkan bukan oleh yang paling kuat, paling pintar, atau paling kaya, melainkan oleh yang paling siap. Oleh karena itu, program pengembangan kompetensi ini kami laksanakan agar mahasiswa dan masyarakat sekitar memahami apa yang dibutuhkan industri dan dapat mempersiapkan diri sejak dini,” Jelasnya.

Acara dilanjutkan dengan sesi kuliah tamu bertema Electrical Engineering and Project Management in Onshore LNG Development. Kegiatan ini dipandu oleh Dr. Ir. Hanok Mandaku, S.T., M.T., IPM, serta menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi industri, yaitu Rachmat Arifin Mustafa dan Ardian Fandika. Setelah pemaparan materi selesai, dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk bertanya dan berbagi pandangan secara langsung.

Pada kesempatan ini juga, turut diselenggarakan lokakarya pengecatan yang didukung oleh PT Hempel Indonesia melalui program tanggung jawab sosial Perusahaan. Melalui kegiatan ini, PT Hempel berbagi pengetahuan teknis dan informasi mengenai produknya guna meningkatkan keterampilan mahasiswa Universitas Pattimura sebagai bagian dari persiapan pengembangan sumber daya manusia.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *