Connect with us

Parlemen

Kembali Kunjungi Masapun & Mahuan, Anos Yeremias : Warga Keluhkan Transportasi Laut & Akses Kesehatan

Published

on

WETAR, DM.COM,- Setelah melaksanakan agenda reses dan bertemu masyarakat di Desa Karbubu, Kecamatan Wetar Barat, Anggota DPRD Provinsi Maluku Anos Yeremias, S.Sos., M.Si, kembali melanjutkan kunjungan resesnya ke Desa Masapun dan Desa Mahuan, Kecamatan Wetar Selatan, Kabupaten Maluku Barat Daya, Sabtu (5/9/2026).

Kehadiran Wakil Rakyat dari daerah pemilihan KKT dan MBD itu mendapat sambutan dari para tokoh masyarakat Masapun dan Mahuan. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena Anggota DPRD Provinsi Maluku hadir secara langsung untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus mendengar berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi.

Para tokoh masyarakat menyampaikan bahwa Desa Masapun dan Desa Mahuan memiliki potensi sumber daya desa yang cukup baik, baik dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan maupun berbagai potensi ekonomi masyarakat lainnya.

Namun demikian, potensi tersebut belum dapat memberikan manfaat ekonomi secara maksimal karena masyarakat menghadapi persoalan mendasar, yakni sulitnya akses pasar akibat tidak tersedianya transportasi laut reguler.

Hingga saat ini, kapal perintis belum melayani secara rutin kawasan Wetar Selatan, khususnya desa-desa seperti Masapun, Mahuan, Ilputih dan Tomliapat.

Akibatnya, masyarakat mengalami kesulitan untuk membawa hasil produksi keluar desa maupun mendapatkan kebutuhan pokok dan berbagai kebutuhan lainnya dari wilayah lain.

Kondisi tersebut dinilai sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain persoalan transportasi dan pemasaran hasil produksi, masyarakat juga menyampaikan keluhan serius terkait pelayanan kesehatan dan proses evakuasi pasien.

Ketika terdapat warga yang sakit dan membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, proses evakuasi menjadi sangat sulit karena terbatasnya sarana transportasi.

Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih memadai, masyarakat harus menuju Ilwaki, atau bahkan dirujuk menuju Kisar, Tiakur, Ambon maupun Kupang.

Namun perjalanan tersebut sangat bergantung pada keberadaan transportasi laut.

“Kalau ada masyarakat yang sakit dan membutuhkan penanganan lebih lanjut, persoalan pertama yang dihadapi adalah bagaimana membawa pasien keluar dari desa. Ini tentu menjadi persoalan serius karena menyangkut keselamatan dan nyawa masyarakat,” ungkap sejumlah tokoh masyarakat dalam pertemuan tersebut.

Masyarakat Masapun dan Mahuan berharap kehadiran Anos Yeremias tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan reses, tetapi dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Wetar Selatan kepada Pemerintah Provinsi Maluku dan instansi terkait.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Anos Yeremias menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan melalui tugas dan kewenangannya sebagai Anggota DPRD Provinsi Maluku.

Menurutnya, persoalan transportasi di wilayah kepulauan bukan sekadar persoalan orang berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Transportasi adalah urat nadi kehidupan masyarakat kepulauan.

Transportasi laut berkaitan langsung dengan akses pasar, distribusi bahan kebutuhan pokok, pendidikan, pelayanan pemerintahan, aktivitas ekonomi, hingga pelayanan kesehatan dan evakuasi pasien.

Karena itu, menurut Anos Yeremias, kebutuhan masyarakat di wilayah Wetar Selatan harus mendapat perhatian serius.

“Beta datang bukan hanya untuk melihat, tetapi untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Aspirasi masyarakat Masapun dan Mahuan akan beta bawa dan suarakan kepada Pemerintah Provinsi Maluku serta pihak-pihak terkait.”»

Anos menambahkan bahwa pembangunan di Maluku sebagai provinsi kepulauan harus memberikan perhatian yang sungguh-sungguh kepada desa-desa yang memiliki keterbatasan akses transportasi.

Menurutnya, potensi desa tidak akan berkembang maksimal apabila hasil-hasil produksi masyarakat tidak memiliki akses menuju pasar.

Demikian pula pelayanan kesehatan tidak akan optimal apabila masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis sulit dievakuasi akibat tidak tersedianya sarana transportasi.

Karena itu, kebutuhan akan transportasi laut yang lebih teratur, akses pasar yang lebih baik, serta peningkatan pelayanan dan dukungan evakuasi kesehatan menjadi beberapa aspirasi utama masyarakat Masapun dan Mahuan yang akan diperjuangkan.

“Wetar Selatan adalah bagian dari Maluku yang juga harus mendapatkan perhatian pembangunan. Masyarakat di Masapun, Mahuan, Ilputih, Tomliapat dan desa-desa lainnya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan transportasi, kesehatan dan pembangunan yang layak,” tegas Anos Yeremias.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Reses Masa Sidang I Tahun 2026, sekaligus upaya Anos Yeremias untuk menjangkau langsung masyarakat di wilayah pulau-pulau Kabupaten Maluku Barat Daya dan memastikan aspirasi mereka dapat disampaikan dalam agenda pembangunan Provinsi Maluku.

MASAPUN – MAHUAN, WETAR SELATAN
Dari Desa, Aspirasi Disuarakan. Dari Pulau-Pulau, Pembangunan Maluku Diperjuangkan.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *