Connect with us

Pemkab MBD

Kevikepan Resmi Berdiri di MBD, Bupati Noach : Sinergi Pemerintah & Gereja Sangat Penting

Published

on

AMBON,DM.COM,-Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santo Petrus–Paulus Maluku Barat Daya menggelar tiga rangkaian kegiatan penting secara bersamaan pada Kamis (27/8/2026) malam di Gereja Katolik Santo Petrus–Paulus MBD, Tiakur.

Ketiga momentum tersebut meliputi peresmian Wilayah Kevikepan Maluku Barat Daya, serah terima jabatan Pastor Paroki Santo Petrus–Paulus MBD, serta acara pisah sambut Pastor Paroki dari RD. Vabianus Rahayaan kepada RD. Richardus Sukrisno.

Acara diawali dengan Perayaan Misa Syukur pada pukul 17.00 WIT, dilanjutkan dengan resepsi seremoni pada pukul 18.30 WIT. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Th. Noach, S.T., Vikaris Jenderal Keuskupan Amboina Pastor Antonius Kawole Lerek, jajaran Forkopimda MBD, pimpinan dan anggota DPRD MBD, Kepala Kantor Kementerian Agama MBD, pimpinan OPD terkait, unsur Forkopimcam Moa, pimpinan FKUB, Ketua MUI, Ketua Klasis GPM Lemola, Ketua API, para tokoh adat, dewan pastoral, serta umat beriman.

Mengawali sambutannya, RD. Vabianus Rahayaan menyampaikan puji syukur atas penyertaan Tuhan selama 3 tahun 6 bulan masa pengabdiannya dalam melayani umat di wilayah Maluku Barat Daya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten MBD, jajaran Forkopimda, tokoh lintas agama, serta seluruh umat dari berbagai pulau dan stasi atas kebersamaan, persaudaraan, dan dukungan selama menjalankan tugas pelayanan.

“Sebagai manusia dengan segala keterbatasan, dengan penuh kerendahan hati saya memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kekurangan selama pelayanan.

Mengutip Injil Lukas 17:10b, kami hanyalah hamba yang melakukan apa yang harus kami lakukan. Tetaplah teguh dalam iman, cintai Gereja, jadilah garam dan terang, serta teruslah menjadi pribadi yang baik di mana saja berada,” ungkap Pastor Denny, yang selanjutnya akan mengemban tugas baru sebagai Rektor Seminari di Saumlaki.

Bupati Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Gereja

Bupati MBD Benyamin Th. Noach menyambut baik peningkatan status wilayah pastoral Gereja Katolik di Maluku Barat Daya menjadi kevikepan mandiri.

Menurutnya, langkah Keuskupan Amboina tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pelayanan pastoral di MBD secara lebih mandiri dan optimal.

“Pemerintah menyadari bahwa pembangunan tidak hanya sebatas fisik dan infrastruktur, melainkan juga pembangunan mental dan spiritual. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa topangan para tokoh agama.

Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pastor Vabianus Rahayaan Relang atas dedikasi dan kerja sama luar biasa dalam merawat kedamaian serta toleransi di MBD. Kepada Pastor Richardus Sukrisno, selamat datang di Bumi Kalwedo. Kami percaya semangat pelayanan baru ini akan semakin memperkokoh keharmonisan dan memajukan spiritualitas masyarakat,” tutur Bupati.

Sementara itu, Pastor Paroki baru sekaligus Vikaris Episkopal (Vikep) MBD, RD. Richardus Sukrisno, menegaskan bahwa tugas yang diterimanya dari Uskup Diosis Amboina, Mgr. Seno Ngutra, merupakan mandat pelayanan, bukan kekuasaan.

Mengusung prinsip “Di mana tanah dipijak, di situ langit dijunjung”, ia menyatakan komitmen untuk menyatu dan melayani seluruh masyarakat di wilayah kepulauan MBD.

“Kami siap berjalan bersama seluruh elemen, baik internal Gereja Katolik, gereja-gereja sahabat, tokoh lintas agama, maupun Pemerintah Daerah. Mari kita hidupkan prinsip Si Tou Timou Tumou Tou, hidup untuk saling menghidupkan dan memanusiakan sesama.

Kami juga mengajak seluruh umat untuk bersama-sama mendoakan dan mendukung tugas baru Pastor Denny di Seminari Saumlaki,” pesan RD. Richardus.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan ucapan selamat bertugas kepada pastor paroki yang baru, disertai tekad bersama untuk terus memelihara semangat persaudaraan dan kerukunan sejati di Bumi Kalwedo.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *