Pemkab MBD
Kunjungi Pasar Yotowawa, Bupati MBD : Jaga Kebersihan
AMBON,DM.COM,– Bupati Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Th. Noach bersama Wakil Bupati Agustinus L. Kilikily mengunjungi Pasar Rakyat Yotowawa di Wonreli, Kecamatan Kisar Selatan, Kamis (7/5/2026).
Kunjungan tersebut turut didampingi Ketua TP PKK MBD Ny. Rely Noach, Sekretaris Daerah MBD Eduard J. S. Davidz, sejumlah anggota DPRD MBD, pimpinan OPD terkait, serta unsur Forkopimcam Kisar Selatan dan Kisar Utara.
Dalam peninjauan itu, Bupati MBD menyoroti kondisi bangunan pasar yang dinilai membutuhkan penanganan serius, terutama pada bagian atap dan plafon yang mengalami kerusakan.
“Kondisi pasar dengan adanya bagian plafon yang rusak sudah harus mendapatkan penanganan serius pemerintah. Kami meminta Dinas PUPR melakukan perhitungan kembali terhadap bagian-bagian yang rusak, terutama atap dan plafon,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, hasil pendataan dan perhitungan kerusakan tersebut nantinya akan menjadi dasar pengusulan anggaran renovasi agar pekerjaan perbaikan dapat dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2027.
Selain infrastruktur, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan pasar guna menciptakan suasana yang nyaman, baik bagi pembeli maupun pedagang yang menempati lapak-lapak yang telah disediakan pemerintah.
Menurutnya, kebersihan pasar merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat dan pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan tersebut.
“Kami meminta semua pihak yang datang berbelanja maupun pelaku usaha untuk menjaga kebersihan pasar. Jangan membuang sampah sembarangan dan budayakan hidup bersih, karena pasar ini merupakan tempat kita mencari nafkah bersama,” katanya.
Sementara itu, salah satu pedagang penghuni lapak Pasar Yotowawa, Sarinah Mesdila menyampaikan apresiasi atas kunjungan langsung pemerintah daerah ke pasar tersebut.
Ia berharap kehadiran pemerintah dapat membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi para pedagang, khususnya terkait kondisi atap pasar yang bocor saat musim hujan.
“Kalau musim penghujan, air tergenang di dalam pasar dan sangat menyulitkan aktivitas jual beli. Kami berharap ada perhatian pemerintah untuk memperbaiki kondisi ini,” ujarnya.
Selain itu, Sarinah juga mengusulkan agar salah satu dinding angin di sisi kiri pasar dapat dibuka guna mempermudah akses bagi pedagang maupun pembeli saat beraktivitas di area pasar.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten MBD dalam memastikan fasilitas publik, termasuk pasar rakyat, tetap layak, aman, dan nyaman digunakan masyarakat.