Connect with us

Pemkot Ambon

Seleksi Terbuka Jabatan Sekkot Ambon, Walikota : Tunjukan Kemampuan

Published

on

AMBON,DM.COM,-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, menggelar seleksi terbuka jabatan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon di lantai 5 Hotel Manise, Senin (27/4/2026).

Mereka yang mengikuti seleksi Sekkot Ambon, yakni Robby Sapulette (Penjabat/Plt Sekkot Ambon saat ini), Apris Gazpers/Apries Gaspersz (Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan/DLHP Kota Ambon),
Steven Dominggus (Kepala BKPSDM Kota Ambon), Richard Luhukay (Kadis Pemuda dan Olahraga Kota Ambon).

Walikota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena dalam sambutannya mengatakan, jabatan Sekkot atau Sekda memiliki posisi yang sangat strategis dan memegang peran penting dalam perjalanan dalam penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan publik di satu daerah.

”Sekda adalah motor penggerak. Sekda adalah perpanjangan tangan dari kepala daerah untuk melakukan tugas dan tanggungjawab dan fungsi beberapa hal bisa terlaksana dengan baik,”kata Walikota.

Oleh karena itu, Walikota berharap, jabatan Sekda mesti diisi oleh orang yang berkompeten. “Jabatan ini mesti diisi oleh orang yang memahami tugas dan tanggungjawab seorang Sekda. Tentu saja diisi oleh seorang ASN yang telah memenuhi syarat. Sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Jadi memang sanga strategis san memegang peran penting,”paparnya.

Oleh karena itu, lanjut Walikota, dalam proses seleksi Sekda Kota Ambon, sebagai pejabat pembina kepegawaan bersama Wakil Wlaikota, tentu berhadap proses ini dapat berjalan dengam baik.

“Karena bagi kami proses dilakukan dengan baik, dilaksanakan secara transparan, paling tidak kita mendapat seorang Sekretaris Kota Ambon, berkompeten, loyal melaksanakan tugas dengan baik kita dapat peroleh seorang Sekda,”ingatnya.

Untuk itu, Walikota mengigatkan, sda banyak upaya yang dilakukan oleh Pemkot dalam menghasilkan pejabat yang berkompeten tadi. Upaya itu adalah, pendekatan merit systim.

“Meritokrasi birokrasi menjadi hal terpenting kita hari ini. Kita sadari bahwa mendapatkan seseorang berdasarkan keahlihan, kemampuan, kompetensi bukan hal yang mudah. Tetapi proses ini dilakukan dengan baik supaya apa, paling tidak orang yang terpilih paling tidak menempatkan orang pada tempatnya,”tegasnya.

Ini tidak dilakukan agar Walikota bersama jajaranya tidak dapat meningkatkan kinerja mewujudkan visi dan misi bisa saja terhambat.” Nah, hari ini kita pinya 4 figur calon Sekkot Ambon yang telah mendaftarkan diri dan dinyatakan lolos seleksi administrasi, bahkan telah melewati proses seleksi kesehatan. Makanya hari ini dilakukan seleksi oleh Panitia Sleeksi yang dibentuk Pemkot Ambon,”jelasnya.

Menurutnya, empat figur calon Sekkot paling terbaik saat ini. Apalagi, ingatnya, kesempatan dibuka seluasnya kepada seluruh ASN yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi jabatan Sekkkot Ambon, tapi hanya empat yang mendaftar.

“Mereka telah mewakiki selurieh ASN yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi. Dari empat calon harusnya satu yang terpilih, yang terpilih menjabat Sekkot Ambon. Kita bersyukur karena seleksi Sekkot Ambon ini seksi dan mengundang banyak pihak, bahkan publik terlibat dalam upaya mendorong pejabat pembina kepegawaian yang memilih orang yang tepat. Kita bersyukur karena momentum hari ini adalah keinginan Pemkot maupun publik. Karsna muncullah dukung mendukung. Munculah upaya-upaya memberikan gambaran tentang figur-figur yang ada,”terangnya.

“Sepanjang gambaran itu positif, memberkkan nilai tambah. Nilai tambah bagi siapa, memberikan kesempatan kepada PPK memutuskan. Tetapi kalau yang disampaikan upaya untuk menjatuhkan, pribadi-pribadi peserta ini akan membuat kita sulit,”ingatnya.

Karena itu, dia menegaskan, jabatan sekretaris daeeah adalah jabatan karier ASN. Kalau mau jadi Sekkot muda, ikut proses yang ada. “Tidak membentuk tim-tim pendukung yang bisa menekan PPK. Itu tidak akan berpengaruh. PPK punya standar sudah terwakilkan oleh Pansel, asesor,,dan hak perogeratif PPK,”tegasnya.

Untuk itu, dia berharap, proses penyampaian makalah, disiarkan secara langsung. “Kalau keterbukaan hari ini, kita memaknai dan kita ikuti desuai nekanisme karena semuanya sudah ada, sehingga melewati mekanisme dan prosedur,”sebutnya.

Dia berharap, kepada empat calon Sekkot agar memanfaatkan lesempatan ini, dengan baik. “Saya rasa ini kesempatan satu kali. Jadi manfaatkan kesempatan ini dengan baik dengan cara tunjukan kapasitas saudara-saudara dihadapan Pansel. Tunjukankan kemampuan saudara ketika mengikuti asesmen. Dan pada saatnya menyampaikan komitmen dihadapan Walikota dan Wakil Walikota.

Untuk itu, dia kembali mengigatkan, hindari tangan-tangan untuk menekan Walikota. “Nah, kalau itu terjadi itu orang yan pasti tidak nenjadi Sekkot Ambon. Saya mengigatkan ino agar kita berjalan dalam bingkai yang benar,”pungkasnya.(DM-01)

.

.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *