Connect with us

Unpatti

Unpatti Gelar PKKMB, Ini Rincian Mahasiswa Baru Setiap Fakultas

Published

on

AMBON, DM.COM,-Universitas Pattimura (Unpatti), resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027.
Kegiatan pembukaan PKKMB berlangsung di Aula Lantai II Rektorat Unpatti, Kamis (27/8/2026).

PKKBM mengusung tema “Membangun Karakter, Mendorong Inovasi, Mewujudkan Mahasiswa Unpatti Berdampak, Menuju Indonesia Emas 2045”, dengan subtema “Membangun Budaya Akademik Melalui Penguatan Karakter, Inovasi yang Adaptif, Berdaya Saing, dan Berdampak.”

Untuk diketahui, sebanyak 5.592 mahasiswa mengikuti PKKMB. Sebanyak 200 peserta hadir secara langsung, sedangkan 5.392 peserta mengikuti kegiatan melalui Zoom dan YouTube live streaming.

Peserta PKKBM berasal dari berbagai fakultas, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebanyak 1.454 orang, disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis 848 orang, Fakultas Teknik 705 orang, Fakultas Hukum 587 orang, Fakultas Sains dan Teknologi 589 orang, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 570 orang.

Tak hanya itu, mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027, terdapat pula sekitar 1.000 peserta dari tahun sebelumnya yang belum lulus dan kembali mengikuti rangkaian kegiatan secara daring.

Setidaknya, PKKMB Unpatti 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial penyambutan mahasiswa baru, tetapi menjadi momentum awal untuk membangun karakter, kemandirian, daya saing, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan dunia pendidikan menuju Indonesia Emas 2045

Sementara itu, Ketua Panitia PKKMB Unpatti, Nil Maitimu, mengatakan, PKKBM dirancang sebagai pintu awal bagi mahasiswa baru untuk memahami dan memulaj kehidupan perguruan tinggi secara lebih utuh.

Menurutnya, PKKMB harus dipersiapkan secara matang agar mahasiswa mendapatkan informasi yang benar mengenai sistem pendidikan, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik.

“PKKMB juga diharapkan dapat menjadi penyadaran akan adanya hal-hal yang dapat menghambat kehidupan mahasiswa baru,” katanya.

Dia juga menambahkan, perkembangan teknologi digital membawa tantangan sekaligus peluang bagi perguruan tinggi dalam membentuk mahasiswa yang adaptif.

Pemanfaatan teknologi, menurutnya, telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa, termasuk dalam proses pendidikan dan berbagai aktivitas kemahasiswaan.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *