Ragam
Besok Lantik Pejabat Esalon Didominasi Suku Tertentu, Kabarnya Sesuai Selera Bupati SBB & Orang Dekat

AMBON,DM.COM,-Saat ini masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), ramai memperbincangkan rencana pelantikan pejabat esalon II, III, dan IV di lingkup Pemerintah Kabupaten SBB oleh Bupati SBB, Asri Arman, Senin (16/3/2026).
Sebab, kabar yang beredar pejabat yang dilantik tidak melalui mekanisme dan melibatkan Badan Kepegawaian (BKD) dan Sekda SBB sebagai pembina kepegawaian, sesuai aturan yang berlaku.
“Jadi yang racik siapa menjabat posisi di OPD hanya Bupati dan orang dekat saja. BKD dan Sekda selama ini tidak pernah dilibatkan,”kata sumber DINAMIKAMALUKU.COM, Minggu (15/3/2026).
Ironisnya lagi, informasi yang beredar daftar nama calon pejabat esalon II, III, dan IV yang akan dilantik didominasi suku tertentu sesuai selera dan keinginan orang dekat Bupati. Padahal, ingat sumber DINAMIKAMALUKU.COM yang meminta namanya tidak dipublikasi, banyak yang tidak memenuhi syarat dan tidak kapabel, tapi dipaksakan untuk dilantik.
“Padahal, banyak pejabat yang memenuhi syarat dan memiliki kapasitas dan pengalaman tidak dilantik. Bahkan, ada pejabat yang memiliki pengalaman dan jaringan kuat di pusat, justeru disingkirkan karena tidak sesuai selera,”bebernya.
Dia kuatir, jika para pejabat yang dilantik tidak sesuai mekanisme dan didominasi suku atau kalangan tertentu, jauh dari semangat daerah itu, yakni Saka Mese Nusa artinya jaga baik-baik Nusa atau Pulau.
“Semboyan ini melambangkan nilai persatuan, kesatuan, dan ajakan untuk mengelola serta menjaga kekayaan alam, adat, dan kerukunan antarkomunitas (pluralitas) demi keharmonisan dan kemajuan daerah. Tapi yang terjadi bupati dan orang dekatnya tidak menjaga SBB, tapi justeru merusak,”tegasnya.
Bupati SBB, Asri Arman, ketika dihubungi,terkait pelantikan pejabat esalon yang tabrak aturan dan diduga didominasi suku tertentu, via aplikasi Whatshap, nomornya tidak aktif.
Sementara itu, Sekda SBB, L.A Tuasuun ketika dihubungi, via aplikasi Watshap soal pejabat esalon yang rencananya dilantik,didominasi suku tertentu dan tabrak aturan, serta Sekda tidak dilibatkan, tidak menanggapi DINAMIKAMALUKU.COM.
Sedangkan Kepala BKD SBB, Manan Tuarita mengatakan, proses pelantikan pejabat esalon pihaknya dilibatkan dan sesuai aturan main.
“Ini hanya Pelaksana naik ke esalon IV, tapi hanya beberapa jabatan saja. Sementara yang lain hanya mutasi dalam jabatan yang sama. Jadi sesuai mekanisme,”kata Tuarita, ketika dihubungi, Minggu *15/3/2026).
Dia mengkau, pihaknya melakukan penggodokan dan diinput data ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Jadi ada tim kinerja melakukan evlauasi dan oke baru diusulkan ke BKN. Jadi salah atau keliru memahami saja. Ini mutasi saja,”tandasnya.
Soal pejabat yang dilantik didominasi kalangan tertentu,dia menegaskan, proses pelantikan belum dilakukan. “Nah saat pelantikan baru diketahui apakah didominasi kalangan tertentu atau tudak. Pelantikan saka belum. Hanya pergeseran dan penyegaran saja,”pungkasnya.(DM-01)