Hukum
Operasi Ketupat 2026, Polairud Amankan Arus Mudik Laut Tulehu–Amahai Tanpa Gangguan



AMBON,DM.COM,– Satuan Tugas Bantuan Operasi (Satgas Banops) Subsatgas Polairud Polda Maluku memperketat pengamanan arus penumpang di kawasan Pelabuhan Hurnala Tulehu dalam rangka Operasi Ketupat Salawaku 2026, Selasa (17/3/2026).
Pengamanan difokuskan pada kedatangan dan keberangkatan kapal penumpang guna memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat pengguna transportasi laut.
Sebanyak tujuh personel dibawah pimpinan Iptu Absalon Mikini sebagai Kasubsatgas Polair diterjunkan untuk mengawal aktivitas pelabuhan sejak pagi hari, diawali apel kesiapan di Lapangan Tahapary. Selanjutnya, personel melaksanakan pengamanan kedatangan KM Cantika Torpedo dari Amahai serta keberangkatan KM Cantika 88 dengan rute Tulehu–Amahai.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan proses embarkasi dan debarkasi penumpang, pengaturan arus antrean, serta memberikan imbauan keselamatan kepada masyarakat. Tercatat sebanyak ratusan penumpang diberangkatkan menggunakan KM Cantika
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.
Menurut Mikini pengamanan arus mudik tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
“Kami memastikan seluruh aktivitas transportasi, khususnya jalur laut, berjalan aman dan lancar selama Operasi Ketupat. Kehadiran personel di lapangan juga untuk memberikan rasa aman sekaligus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya keselamatan perjalanan,” ujar Piter, melalui keterangan tertulis yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM, Rabu (18/3/2026).
Ia menambahkan, stabilitas distribusi logistik dan kebutuhan pokok juga menjadi perhatian selama periode operasi, terutama di wilayah kepulauan yang bergantung pada transportasi laut.
“Kelancaran arus transportasi laut berpengaruh langsung terhadap distribusi bahan pokok. Karena itu, pengamanan ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Maluku,” tambahnya.
Operasi Ketupat Salawaku 2026 sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang bertujuan menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik serta aktivitas masyarakat menjelang dan selama Hari Raya Idul Fitri.(DM-04)