Connect with us

Politik

Golkar & NasDem Berpeluang Kembali Rebut Kursi DPR RI Dari Maluku, Parpol Ini Bakal Tergeser ?

Published

on

AMBON,DM.COM,-Meski perhelatan pemilu legislatif 2029, digelar tiga tahun mendatang, namun partai politik (parpol) “papan atas” yang kehilangan kursi pada pesta demokrasi nasional sebelumnya, mulai sesumbar kembali merebut kursi DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Maluku.

Parpol tersebut, bahkan optimis menggeser parpol yang meraih kursi di DPR RI di pemiu 2024 lalu. Parpol yang meraih kursi DPR RI pada pemilu 2024, yakni Partai Amanat Nasional ( Widya Pratiwi), Partai Indonesia Perjuangan (Mercy Barends), Partai Keadilan Sejahtera (Saadiyah Uluputty), dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Alimudin Kolatlena).

Lantas, parpol apa saja yang sesumbar bakal merebut kursi DPR RI dari PAN, PDIP, PKS, dan Gerindra pada pemilu 2029 mendatang. Setidaknya, saat ini ada dua partai politik papan atas, yang saat ini paling berambisi ingin kembali merebut kursi DPR RI, yakni Partai Golkar dan Partai NasDem.

Partai Golkar misalnya, pada pemilu 2019 lalu, gagal mempertahankan kursi DPR RI dari dapil Maluku. Pemilu 2024 dab 2029 Golkar juga gagal meraih kursi DPR RI dari Maluku. Padahal, partai berlambang pohon Beringin itu, pada pemilu sebelum 2019 selalu menempatkan kadernya di senayan dari dapil Maluku.

Untuk itu, partai yang dinakhodai Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum DPP Golkar, sangat berambisi kembali mengembalikan kejayaan Partai Golkar dengan merebut salah satu kursi dari empat kursi jatah Maluku di Senayan.

Bahkan, ketua DPD Golkar Provinsi Maluku, Umar Lessy mengaku, dibernahai kesempatan sesumbar mengaku, selain mengembalikan kursi pimpinan di DPRD Provinsi Maluku, pihaknya juga fokus melakukan konsolidasi internal dan eksternal agar berhasil merebut kembali kursi DPR RI.

Sejumlah tokoh mulai digadang-gadang bakal mengisi komposisi bakal calon anggota DPR RI dari Golkar. Santer nama politisi kawakan, Michael Wattimena disebut-sebut bakal dicslonkan dari Partai Golkar. Wattimena akrab disapa BMW yang dekat dengan Bahlil yang meraih suara signifikan pada pemilu 2024 lalu dari Partai Demokrat ,setidaknya mampu menambah dan mendongkrak akumulasi suara Partai Golkar dari dapil Maluku.

Selain, nama BMW, Anna Latuconsina, juga dikabarkan bakal masuk daftar caleg Golkar daro dapil Maluku. Anggota DPD RI dari dapil Maluku, beberapa periode ini jika bersama BMW dan sejumlah caleg lainya di Golkar, jadi ancaman parpol lain dalam perebutan kursi DPR RI.

Selain Golkar, NasDem juga berambisi kembali merebut kursi DPR RI. Sebab, pada pemilu 2024 lalu, NasDem kehilangan kursi DPR RI dari dapil Maluku. Kabarnya, Korwil DPP NasDem untuk Maluku, Abdullah Vanath yang juga Wakil Gubernur Maluku, bakal mendorong isterinya, Rohani Vanath, yang pernah menjabat anggota DPR caleg dari NasDem. Jika Rohani dicalonkan bersama Abdullah Tuasikal yang pernah menjabat anggota DPR RI dua periode dari NasDem mampu mendulang suara, sehingga masuk dalam penghitungan kursi.

Direktur Riset, Survei dan Kebijakan Publik di Maluku Research Center, Wahada Mony mengatakan, potensi pergerseran kursi DPR RI ke parpol lain sangat terbuka lebar. Sebab, pada Pemilu 2029 mendatang persaingan antar caleg sangat ketat dan kompetitif.

“Nah, peluang itu ada di Golkar dan NasDem. Imi dua parpol dengan energi anak muda yang mampu mengkonsolidasikan partai dan mencari figur potensial yang mendulang suara pada perebutan kursi DPR RI. Jadi memang ada potensi pergeseran kursi DPR RI, “kata Mony, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Kamis (19/3/2026).

Apalagi, ingat dia, Golkar saat ini dipimpinan oleh Umar Lessy dan Anos Yeremias, sebagai ketua dan sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Maluku. “Ini anak muda potensial yang mampu mengkonsolidasikan parpol yang namanya Golkar, dengan mengusung figur yang sudah teruji dalam perebutan kursi DPR RI,”jelasnya.

Mony juga mengaku, NasDem juga tidak bisa sldianggap remeh dalam perebutan kursi DPR RI. “NasDem juga tidak kalah bersaing. Posisi NasDem juga sangat diperhitungkan. Apalagi, masuknya Pak Wagub Vanath menambah potensi dalam prrebutan kursi DPR RI. Jadi NasDem juga berpeluang,”ingatnya.

Dia menilai, jika Partai Amanat Nasional dan Partai Keadilan Sejahtera serta Partai Gerakan Indonesia Rsta, tidak maksimal menyuarakan aspirasi masyarakat Maluku dan daftar calegnya lemah, Golkar dan NasDem berpeluang merebut kursi DPR RI dari dapil Maluku,”paparnya.

Untuk itu, dia berharap, jika parpol bisa mampu mempertahankan atau memperebutkan kursi DPR RI, akar rumput, bangun citra partai dengan baik, kawal aspirasi publik dengan baik, dapat dikonsolidasikan dengan baik.

“Ini menjadi satu trush (kepercayaan) publik untuk memilih kader-kader yang diusung parpol nantinya. Ini tugas besar, tanggungjawab besar parpol menghadapi pemilu 2029 mendatang,”pungkasnya.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *