Connect with us

Ragam

Medio Juli Peletakan Batu Pertama PSN Blok Masela, BMW : Ini Andil Menteri ESDM, Kita Apresiasi

Published

on

AMBON,DM.COM,-Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Negosiasi, Diplomasi, dan Kerjasama Mineral Batubara, DR Michael Wattimena, SE,SH, MM, kembali dipercayakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, menyikapai berbagai persoalan tambang di Provinsi Maluku termasuk pengoperasian Blok Masela.

Kali ini, Komisaris PT Pertamina International Shipping, dipercayakan mendampingi Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum) ESDM, Jefri Huwae melakukan pertemuan dengan Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof Dr Fredy Leiwakabessy dan jajaran serta Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku dan jajaranya, Rabu (24/6/2026) hingga Kamis (25/6/2026).

Namun, ditengah lawatanya di Maluku, putra Itawaka, Kecamatan ini mengaku, masyarakat Maluku mesti mengapresiasi dan berterima kasih kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, karena sejak 26 tahun lalu, Blok Masela tidak kunjung beroperasi.

“Nah, setelah Pak Bahlil menjabat Menteri ESDM, beliai memberikan ketegasan kepada pemegang konsesi Blok Masela, yakni Inpex dengan surat peringatan pertama.Jadi kalau Inpex tidak lakukan aktivitas di Blok Masela, konsesinya akan dicabut. Ini atensi dan perhatian serius Pak Bahlil terhadap masyarakat Maluku, “tegas Wattimena, kepada awak media di Ambon, Rabu (24/6/2026).

Untuk itu, mantan Wakil Ketua Komisi V dan IV DPR RI ini mengakui, dengan ketegasan Menteri ESDM, Inpex mulai bergerak. “Mudah-mudahan bulan Juli 2026 sudah ada aktivitas groundbreaking (peletakan batu pertama proyek strategis nasional blok Marsela). Memang recananya 30 Juni 2026 nanti, setelah Kementerian ESDM diwakili Wakil Menteri ESDM melakukan pertemuan dengan Gubernur Maluku, Sekda Maluku, dan Kapolda Maluku bersama stakeholder terkait,”jelasnya.

” Itulah atensi Menteri ESDM terhadap kami yang ada di Maluku. Mari kita sama-sama mendoakan beliau selalau diberikan umur panjang dan kesehatan,”ajaknya.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *