Connect with us

Ragam

BL0K MASELA HARUS MENJADI MOMENTUM KEBANGKITAN SDM MALUKU, BUKAN SEKADAR PROYEK INVESTASI

Published

on

Oleh : Anos Yeremias
(Anggota DPRD Maluku)

Groundbreaking Blok Masela merupakan momentum bersejarah bagi Maluku.
Namun, keberhasilan proyek ini tidak boleh hanya diukur dari besarnya nilai investasi atau kapasitas produksi gas, melainkan juga dari sejauh mana proyek ini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Maluku, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya harus segera mengambil langkah konkret dan terukur.
Jangan sampai ketika proyek memasuki tahap konstruksi maupun produksi, alasan “SDM lokal belum siap” kembali menjadi pembenaran untuk mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah.

Oleh karena itu, saya mengusulkan pembentukan Satgas Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja Lokal Blok Masela yang melibatkan pemerintah daerah, perusahaan pelaksana, perguruan tinggi, SMK, Balai Latihan Kerja, dunia usaha, serta organisasi profesi.

Satgas tersebut setidaknya memiliki tugas untuk:

  1. Melakukan pendataan pencari kerja lokal secara menyeluruh.
  2. Memetakan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan tahapan proyek Blok Masela.

3.Menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi sesuai standar industri migas.

  1. Menyiapkan program beasiswa dan magang bagi putra-putri Maluku.
  2. Membangun kerja sama dengan perusahaan pelaksana agar tersedia jalur rekrutmen yang transparan dan berpihak pada tenaga kerja lokal yang memenuhi kompetensi.

Yang dibutuhkan saat ini bukan sekadar imbauan agar masyarakat “bersiap”, tetapi roadmap pengembangan SDM yang jelas, terukur, memiliki target waktu, serta didukung alokasi anggaran yang memadai.

Sebagai proyek strategis nasional yang akan beroperasi puluhan tahun, Blok Masela harus menjadi katalis lahirnya tenaga-tenaga profesional asal Maluku yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Jangan sampai masyarakat Maluku hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri, sementara peluang kerja dan manfaat ekonomi lebih banyak dinikmati oleh pihak dari luar daerah.

Harapan besar masyarakat harus dijawab dengan kebijakan nyata.
Inilah saatnya Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya menunjukkan komitmen bahwa pembangunan Blok Masela benar-benar menjadi milik rakyat Maluku.

Kesiapan SDM bukan pekerjaan yang bisa dilakukan ketika proyek sudah berjalan.
Kesiapan SDM harus dimulai hari ini, agar ketika Blok Masela berproduksi, putra-putri Maluku telah siap berdiri di garis terdepan sebagai pelaku utama pembangunan, bukan sekadar penonton di negeri sendiri.(**)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *