Connect with us

Unpatti

Ayo Buruan Daftar Kuliah, Masih Ada Kuota di Unpatti, Raih Masa Depan Gemilang

Published

on

AMBON, DM.COM,-Universitas Pattimura (Unpatti), kembali membuka pendaftaran jalur mandiri bagi para lulusan SMA/SMK dan sederajat yang ingin kuliah di kampus negeri terbesar di Provinsi Maluku itu.

Ini setelah kuota yang ditetapkan di kampus yang bermarkas di Poka itu, belum terpenuhi, karena masih ada program studi yang masih sepi peminat menimba ilmu di Unpatti. Padahal, Prodi tersebut menjanjikan masa depan setelah menimba ilmu di Unpatti

.”Setelah melalui proses seleksi prestasi dan seleksi berbasis tes sudah dapat hasilnya.
Selanjutnya, dilakukan seleksi mandiri. Tapi masih banyak Prodi yang belum diminati,”kata Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Dominggus Malle, ketika menyampaikan keterangan pers terkait Pengumuman Hasil Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Eeleksi Mandiro-UTBK Unpatti tahun 2026 di lantai II gedung Rektorat Unpatti, Rabu (8/7/2026).

“Tapi berbasis UTBK. Kegiatan UTBK mandiri dilaksanakan pada 5 lokasi. Pertama di Unpatti sebagai pusat UTBK, Aru, MBD, Kota Tual, dan KKT,”jelasnya.

Dia mengakui, sesuai dengan hasil kesepakatan pihaknya dengan Kementerian PendidikanTinggi Sains dan Teknologi, Unpatti dapat alokasi mahasiswa baru tahun 2026 sebanyak 7. 041 orang. “Nah, dari kuota daya tampung SMBT sudah diisi sebanyak 1.475 calon mahasiswa baru,”bebernya.

“Sebenarnya lulus lebih dari 1.475 calon mahasiswa baru. Namun, yang mendaftar ulang hanya 1.475 orang. Kalau SNBT 1.855 ini mendaftar ulang setelah penutupan dari kuota 7.041 mahasiswa baru. Jadi memang kita punya kuota 3.040. Nanti dipenuhi melalui jalur mandiri,”paparnya.

Dia mengatakan, di jalur mandiri yang mendaftar sebanyak 3.152 calon mahasiswa baru. Dari jumlah itu yang lulus akan diumumkan, Rabu (8/7/2026) sekira pukul 07.00 WIT malam diumumkan secara online.

“Jadi masih ada 1.100 kursi masih kosong. Kalau masih kosong memenuhi kuota, kita buka mandiri tahap dua,”lanjutnya.

Kendati begitu, dia mengaku, tes mandiri dibuka hanya bagi Prodi-Prodi tertentu. Sementara Prodi yang kuotanya sudah 100 persen dan mencapai 85 persen, kebijakan dari pimpinan fakultas tidak lagi menerima calon mahasiswa baru di jalur mandiri tahap dua.

Sebab, beber dia, Prodi kedokteran gigi misalnya sudah penuh lewat SNBT dan jalur mandiri tahap satu. Begitu juga dengan fakultas hukum dan ilmu hukum juha sudah terpenuhi kuotanya.

“Jadi memang ada Prodi peminatnya tinggi, ada prodi yang peminatnya rendah. Jado masih ada Prodi yang kami buka kesempatan kepada adik-adik lulusan SMA/ SMK dan sedersjat mendaftar,”harapnya.

Diakui, proses pendaftaran mandiri tahap dua dibuka 10 Juli 2026 hingga 14 Juli 2026. “Jadi ada Prodi yang peminatnya kurang dari 50 persen dibuka kembali proses pendaftaran di mandiri tahap dua. Ini menjadi beban akademik dan akreditasi. Jadi memang penerimaan tidak boleh kurang dari kuota dan pembiyaan,”sebutnya.

Tak hanya itu, bebernya, kurangnya mahasiswa di Prodi tertentu berdampak operasional yang besar.” Otomatis disubsidi silang Prodi lain, Prodi lain juga punya beban anggaran,”terangnya.

Prof Malle menambahkan, pendaftaran Mandiri tahap dua hanya 4 hari karena batas waktu pelaporan berakhir 31 Juli.”Jadi memang proses penerimaan dibatasi. Kita diperkenankan boleh ambil mahasiswa baru sebelum 31 Juli 2026,”pungkasnya.

Selain itu, dia mengigatkan, sejumlaj Prodi di Fskultas Pertanian dan Perikanan masih sepi.”Padahal, sektor pertanian dan Perikanan saat ini menianjikan untuk menjadi petani dan nelayan dengan memanfaatkan teknologi setelah kuliah,”pungkasnya. (DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *