Hukum
Penegakan Hukum di Gunung Botak, Dirjen Gakkum ESDM : Ini Instruksi Menteri Bahlil
AMBON,DM.COM,-Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), saat ini tengah berada di Kota Ambon. Kehadiran Ditjen yang khusus melakukan kebijakan penegakan hukum pertambangan khususnya di wilayah tambang emas Gunung Botak, Kabupaten Buru.
“Jadi memang benar, kehadiran kami di Maluku atas instruksi Pak Presiden Prabowo Subianto melalui Pak Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, melakukan kebijakan penegakan hukum khususnya tambang emas di gunung botsk, “kata Dirjen Gakkum ESDM, Jefri Huwae, ketika ditanya awak media, usai audensi dengan Rektor Unpatti dan jajaran terkait efektifitas pengelolaan usaha pertambangan diwilayah pertambangan rakyat di Provinsi Maluku di ruang Rektor Unpatti, Rabu (24/6/2026).
Putra Maluku ini mengakui, Menteri Bahlil , selama ini konsern terhadap persoalan pertambangan di Indonesia khususnya di Provinsi Maluku. “Ketika rapat, Pak Menteri sampaikan bahwa segera laksanakan termasuk di Blok Migas Marsela,”ungkapnya.
Khusus Blok Masela, lanjutnya, tanpa campur tangan Menteri ESDM, proyek strategis nasional itu belum ada progres.”Jadi ini semua tidak terlepas dari kebijakan, keputusan dan arahan Pak Menteri, demi kemaslahatan masyarakat Maluku, jadi kami didampingi Tenaga AhliMenteri ESDM yang ikut mengawasi kami, “paparnya.
Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Negosiasi, Diplomasi, dan Kerjasama Mineral Batubara, DR Michael Wattimena menambahkan, sesuai pengakuan Dirjen Gakkum ESDM, kehadiran mereka sesuai instruksi Menteri ESDM.
Wattimena akrab disapa BMW (Bung Michael Wattimena) mengaku, sejak bangsa Indonesia merdeka 80 tahun lalu, Kementeraian yang mengurusi sumber daya mineral itu berdiri 11 September 1945 silam.
“Selama ini Kementerian ESDM pernah berubah nama, tapi fungsi dan peran sama. Namun, ketika Kementerian ESDM dipimpin Pak Menteri ESDM, baru terbentuk namanya Direktorat Penegakan Hukum,”terang BMW.
Menariknya, Jefri Huwae, putra Maluku diberikan kepercayaan oleh Bahlil menjabat Dirjen Gakkum ESDM.
“Pak Dirjen Gakkum ini notabene putra asli Maluku orang pertama di Ditjen Gakkum. Jadi memang Ditjen ini baru 1 tahun dibentuk terhitung Kamis besok, namun berbagai konsolidasi gebrakan penegakan telah dilakukan dibidang sumber daya mineral,”terang mantan Wakil Ketua Komisi V dan IV DPR RI ini.
Untuk itu, BMW yang juga Komisaris PT Pertamina International Shipping, memberikan apresiasi kepada Menteri ESDM yang telah mempercayakan putra Maluku jabat Dirjen Gakkum. “Jadi kita tentu tak henti-hentinya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Pak Menteri ESDM. Kita berdoa agar beliau selalu sehat dan umur panjang,”pungkasnya.(DM-04)