Hukum
Penerimaan Anggota Polri Semakin Ketat, Kapolda Maluku Turun Langsung Awasi

AMBON,DM.COM,– Upaya reformasi rekrutmen Polri terus diperkuat. Kapolda Maluku turun langsung mengawasi pemeriksaan administrasi (Rikmin) awal terhadap 200 calon siswa (casis) Bintara kompetensi khusus SPKT Tahun Anggaran 2026 di Plaza Presisi Tantui, Kota Ambon, Rabu (6/4/2026).
Pengawasan langsung pimpinan daerah ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memastikan proses seleksi berjalan bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH), sekaligus menutup celah praktik percaloan.
Didampingi Karo SDM Polda Maluku kombes Pol Jemi Junaedi dan Ketua Panitia Pemeriksaan Administrasi, Kapolda meninjau secara detail proses verifikasi berkas yang menjadi tahapan awal rekrutmen.
“Kami ingin memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan objektif dan transparan. Tidak ada ruang untuk penyimpangan. Rekrutmen Polri harus menghasilkan personel yang profesional dan berintegritas,” tegas Kapolda.
Sebanyak 200 casis mengikuti tahapan Rikmin dengan pengawasan berlapis. Selain pengawas internal dari Itwasda dan Bidpropam Polda Maluku, proses ini juga melibatkan instansi eksternal seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, LLDIKTI, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon. Unsur masyarakat independen turut dilibatkan untuk menjamin akuntabilitas.
Kapolda juga mengingatkan para peserta agar tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan.
“Masuk Polri tidak dipungut biaya. Jangan percaya calo. Percaya pada kemampuan diri sendiri,” pesannya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Rekrutmen Bintara kompetensi khusus ini menjadi langkah strategis Polri dalam memperkuat fungsi pelayanan publik, khususnya di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), yang menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat.(DM-01)