Connect with us

Pemkot Ambon

Ambon Raih Nilai Tertinggi PEKPPP dari 10 Kabupaten & Kota di Maluku

Published

on

AMBON,DM.COM,-Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota (Wawali) Ambon, Bodewin Melkias Wattimena dan Ely Toisuta, kembali meraih prestasi membanggakan diawal tahun 20226.

Betapa tidak, Kota Ambon meraih nilai penyelenggaraan pelayanan publik. Berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) tahun 2025, Kota Ambon keluar sebagai daerah dengan nilai tertinggi se-Provinsi Maluku.

Prestasi membanggakan itu tercermin melalui Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 3 Tahun 2026 yang dikeluarkan, Jumat (9/1/2026).

Buktinya, Kota Ambon meraih indeks 4,06 dari skala maksimal 5,00, masuk kategori A-, sekaligus melampaui seluruh kabupaten/kota lainnya di Maluku.

Penilaian PEKPPP merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang mewajibkan pemerintah daerah memberikan pelayanan secara menyeluruh, mulai dari layanan langsung kepada masyarakat, pengelolaan aspirasi dan pengaduan, keterbukaan informasi publik, hingga pengawasan internal dan penyuluhan.

Adapun evaluasi dilakukan terhadap tujuh indikator utama, yakni kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, ketersediaan sarana dan prasarana, sistem informasi pelayanan publik, mekanisme konsultasi dan pengaduan, inovasi pelayanan, serta informasi pendukung lainnya.

Secara umum, Provinsi Maluku memperoleh indeks 2,91 dengan kategori C. Sementara itu, capaian kabupaten/kota lainnya di Maluku bervariasi, di antaranya Kabupaten Maluku Tenggara dengan indeks 3,43 (B-), Kabupaten Buru 3,14 (B-), serta Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) 2,64 (C). Beberapa daerah lain masih berada pada kategori C hingga D, bahkan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) belum memiliki nilai penilaian pada tahun ini.

Sementara itu, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh jajaran aparatur Pemerintah Kota Ambon.

“Hasil ini adalah buah kerja keras seluruh aparatur pemerintah kota, dari tingkat eselon hingga petugas yang langsung melayani masyarakat di lapangan. Kami tidak hanya fokus pada angka, tetapi pada manfaat nyata dan kemudahan pelayanan bagi warga Ambon,”kata Walikota, Sabtu (10/1/2026).

Menurutnya, capaian kategori A menjadi pijakan penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan ke depan. Pemerintah Kota Ambon, kata dia, akan terus melakukan pembenahan, khususnya pada penguatan sistem informasi dan inovasi pelayanan publik.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Target kami adalah meningkatkan kualitas layanan agar bisa mencapai kategori A pada penilaian tahun-tahun berikutnya,” tegasnya.

Tak hanya disitu, Walikota juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di Maluku guna mendorong peningkatan mutu pelayanan publik secara merata di daerah ini.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *