Connect with us

Pemkab MBD

Bupati MBD : Perketat Seleksi Penerima Beasiswa, Utamakan Prestasi & Kondisi Ekonomi

Published

on

AMBON,DM.COM,– Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) akan memperketat seleksi penerima beasiswa dengan memprioritaskan mahasiswa yang berprestasi dan berasal dari keluarga kurang mampu.

‎Kebijakan tersebut disampaikan Bupati MBD, Benyamin Th. Noach, dalam arahannya pada Apel Gabungan ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten MBD, Senin (7/9/2026).

‎Bupati menjelaskan, kebijakan pemberian beasiswa ke depan akan diatur lebih lanjut melalui Peraturan Bupati (Perbup), termasuk persyaratan Indeks Prestasi (IP) atau Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) bagi mahasiswa penerima.

‎Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah mengharuskan pemerintah memastikan bantuan pendidikan diberikan secara tepat sasaran. Beasiswa harus diprioritaskan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik baik, bersungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan, serta berasal dari keluarga yang membutuhkan dukungan.

‎“Anggaran kita juga terbatas. Kita harus tertib untuk memastikan bahwa mahasiswa yang betul-betul membutuhkan dan belajar sungguh-sungguh mendapat prioritas,” ujar Bupati.

‎Noach menekankan, prestasi akademik menjadi salah satu pertimbangan penting dalam pemberian beasiswa. Pemerintah daerah tidak ingin anggaran pendidikan diberikan tanpa mempertimbangkan kesungguhan penerima dalam menyelesaikan pendidikan.

‎Selain mahasiswa berprestasi dan kurang mampu, Pemerintah Kabupaten MBD juga akan memberikan perhatian khusus terhadap pendidikan bidang kesehatan, terutama kedokteran dan pendidikan dokter spesialis.

‎Menurut Bupati, kebijakan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan daerah terhadap tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis, guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

‎Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten MBD memiliki rencana mengembangkan rumah sakit daerah menjadi rumah sakit tipe C. Pengembangan tersebut membutuhkan dukungan sumber daya manusia kesehatan yang memadai, termasuk dokter spesialis.

‎“Kita butuh dokter, kita butuh dokter spesialis. Kalau kita memberikan beasiswa, harapannya mereka kembali dan mengabdi di daerah,” tegasnya.

‎Bupati berharap putra-putri MBD yang memperoleh dukungan pendidikan dari pemerintah daerah dapat kembali dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah setelah menyelesaikan pendidikan.

‎Ia juga meminta masyarakat memahami bahwa kebijakan beasiswa merupakan bentuk investasi pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia. Karena itu, penerima beasiswa harus memiliki komitmen untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

‎Melalui kebijakan beasiswa yang lebih selektif dan tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten MBD berharap dukungan pendidikan dapat memberikan dampak lebih besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjawab kebutuhan tenaga profesional di daerah.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *