Unpatti
Rektor Unpatti : Jangan Hanya Unggul Secara Akademik, Kembangkan Inovasi & Jiwa Enterpreneur

AMBON,DM.COM,-Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof Dr Fredy Leiwakabessy berharap, para mahasiswa di kampus negeri terbesar di Maluku itu, agar tidak hanya unggul secara akademik, namun mesti kembangkan inovasi dan memiliki jiwa wirausaha atau enterpeneur.
Hal ini disampailan Rektor, ketika kampus yang dipimpinya menggelar kegiatan Workshop Program Mahasiswa Wirausaha Tahun 2026. Kegiatan yang bertemakan “ Mahasiswa Wirausaha, Inovatif, Kreatif dan Berdaya Saing Membangun Ekonomi Bangsa ” ini berlangsung di Ballroom Manise Hotel
Ambon, Senin (27/7/2026).
Rektor Unpatti, dalam sambutan sekaligus
membuka dengan resmi kegiatan tersebut menegaskan bahwa Program Mahasiswa Wirausaha merupakan salah satu instrumen strategis universitas dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kewirausahaan, daya saing, serta kemampuan menciptakan lapangan kerja.
Menurut Rektor pelaksanaan PMW menjadi momentum penting dalam membangun ekosistem kewirausahaan di lingkungan Unpatti.”Jadi keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan
akademik, tetapi juga oleh cara berpikir, cara bertindak, dan cara berkomunikasi. Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun karakter seorang wirausahawan yang mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan,”kata Rektor.
Menurut Rektor, pendidikan tinggi merupakan jenjang pendidikan formal terakhir sebelum mahasiswa memasuki dunia kerja maupun dunia usaha. “Oleh karena itu, selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi,
mahasiswa harus mampu menunjukkan eksistensi diri melalui karya, kreativitas, dan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,”harap Rektor.
Kesempatan itu, Rektor membagikan pengalaman pribadinya ketika menempuh
pendidikan tinggi pada era 1980-an. Rektor menggambarkan bagaimana keterbatasan akses terhadap sumber belajar saat itu sangat berbeda dengan kondisi saat ini, di mana mahasiswa memiliki akses
luas terhadap berbagai referensi ilmiah, jurnal internasional, buku digital, hingga perkembangan teknologi informasi.
Menurutnya, kemudahan memperoleh informasi harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kapasitas diri, mengembangkan ide-ide kreatif, serta menghasilkan inovasi yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat sosial.
Lebih lanjut, Rektor mendorong mahasiswa agar mulai membangun usaha berbasis kreativitas dan potensi yang dimiliki, tanpa harus menunggu memiliki modal besar. Ia mencontohkan bagaimana perkembangan teknologi digital telah membuka berbagai peluang usaha yang dapat dimulai dari ideide sederhana, seperti karya seni, musik, konten digital, maupun bentuk inovasi lainnya yang bernilai ekonomi.
Rektor menekankan bahwa untuk membangun jiwa kewirausahaan yang kuat, mahasiswa harus memiliki empat aspek penting, yaitu kemampuan memperoleh dan mengelola informasi secara efektif, motivasi yang tinggi untuk terus berkembang, semangat berkompetisi secara sehat, serta
kemampuan menyusun strategi yang tepat dalam mengembangkan dan mempertahankan usahanya.Keempat aspek tersebut, akan menjadi modal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi
persaingan global dan dinamika dunia kerja yang terus berkembang.
Rektor juga mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan jaringan yang dimiliki universitas, termasuk bimbingan para dosen, pimpinan fakultas, serta para praktisi yang terlibat dalam Program Mahasiswa
Wirausaha. Kolaborasi antara mahasiswa dan para mentor diharapkan mampu melahirkan ide-ide bisnis yang inovatif, berkelanjutan, dan memiliki daya saing.
Selain mendorong semangat kewirausahaan, Rektor mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Ia menegaskan
bahwa Universitas Pattimura berkomitmen mewujudkan budaya akademik yang menghormati martabat setiap sivitas akademika, baik mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, maupun pimpinan
universitas.
Menutup sambutannya, Rektor menyampaikan harapan agar Program Mahasiswa Wirausaha Tahun
2026 mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu mengoptimalkan potensi lokal sebagai kekuatan ekonomi daerah.
Dikesempatan yang sama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat Dan Alumni
Dr. Nur. Aida. Kubangun, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya menjelaskan bahwa bahwa Program Mahasiswa Wirausaha Tahun 2026 diikuti oleh 54 kelompok usaha yang melibatkan 220 mahasiswa
dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Pattimura.
Lebih lanjut, Dr. Kubangun menekankan pentingnya membangun usaha mahasiswa yang berbasis pada program studi agar memiliki keberlanjutan. Menurutnya, pengembangan usaha mahasiswa tidak
boleh berhenti setelah memperoleh bantuan pendanaan, tetapi harus terus berkembang melalui pembinaan yang terintegrasi di tingkat fakultas dan program studi.
Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan PMW pada tahun-tahun sebelumnya, Dr. Kubangun mengungkapkan bahwa masih terdapat kelompok usaha yang tidak mampu melanjutkan usahanya setelah program berakhir.
Oleh karena itu, Kubangun mendorong agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebagai modal awal dalam mengembangkan usaha mahasiswa secara berkelanjutan, sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi.
Kepada seluruh peserta, Dr. Kubangun berpesan agar bantuan yang nantinya diterima dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha yang inovatif, kreatif, dan berdaya saing.
Selain itu, dia mengharapkan dewan juri dapat melaksanakan proses penilaian secara objektif dan proporsional, dengan mempertimbangkan kebutuhan riilmasing-masing proposal sehingga alokasi pendanaan dapat diberikan secara tepat sasaran.
Mengakhiri sambutannya, Dr. Kubangun menyampaikan harapan agar Program Mahasiswa Wirausaha
Tahun 2026 mampu melahirkan wirausahawan muda Universitas Pattimura yang inovatif, mandiri, dan mampu mengembangkan potensi daerah melalui usaha-usaha yang berkelanjutan.
Workshop ini menghadirkan narasumber dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura, yaitu Dr. Raden Ayu Aisah Asnawi, S.E., M.Si., Restia Christianty, S.E., M.Si., dan Anggrany Chaniago, S.E., M.M., yang menyampaikan materi terkait penguatan kapasitas kewirausahaan. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Unpatti.(DM-01)