Connect with us

Pemkab MBD

Bimtek SPIP, Sekda MBD : Lakukan Penguatan & Pengendalian Internal

Published

on

AMBON,DM.COM,–Sekretaris Daerah (Sekda( Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Eduard J. S. Davidz, berharap, orgnisasi perangkat daerah didaerah itu melakukan penguatan dan pengendalian internal.

Harapan Sekda MBD, setelah Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) memperkuat sistem pengendalian internal dalam penyelenggaraan pemerintahan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati MBD, Tiakur, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang dibuka Sekretaris Daerah MBD, Eduard J. S. Davidz, tersebut merupakan tindak lanjut surat Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Maluku Nomor PE.07.02/T/S-1278/PW25/3/2026 tanggal 15 Juli 2026 tentang Pembinaan Generik SPIP di Kabupaten MBD.

Bimtek menghadirkan Tim BPKP Perwakilan Provinsi Maluku dan diikuti para pimpinan perangkat daerah serta asesor perangkat daerah, asesor pemerintah daerah, asesor ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan, asesor keuangan, dan asesor aset.

Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa pembinaan SPIP merupakan bagian dari upaya memperbaiki berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan yang masih memerlukan penyempurnaan.

“Kita masih memiliki sejumlah kekurangan yang harus diperbaiki. Karena itu, saya berharap seluruh pimpinan perangkat daerah mengikuti penjelasan teknis dengan sungguh-sungguh agar memahami berbagai aspek yang harus segera dibenahi,” ujar Sekda.

Ia menyebutkan sejumlah aspek yang menjadi perhatian, antara lain pemenuhan dokumen pengendalian mutu dan penjaminan mutu, pemetaan sektor yang menjadi tanggung jawab masing-masing perangkat daerah, serta kelengkapan dokumen struktur proses sebagai bagian dari implementasi SPIP.

Menurutnya, pembenahan tersebut bukan merupakan beban tambahan, melainkan tanggung jawab setiap aparatur dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.

Sekda juga meminta pimpinan perangkat daerah tidak hanya memahami materi secara umum, tetapi menguasai aspek teknis agar mampu melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap penerapan SPIP di lingkungan kerja masing-masing.

Bimtek akan berlangsung hingga Kamis mendatang. Selama kegiatan, para asesor perangkat daerah mengikuti sesi diskusi dan coaching bersama Tim BPKP Perwakilan Provinsi Maluku dan Inspektorat Kabupaten MBD untuk mempercepat pemenuhan berbagai indikator penilaian SPIP.

Sekda berharap pembinaan tersebut dapat meningkatkan tingkat maturitas SPIP Kabupaten MBD. Menurutnya, meskipun MBD telah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak tujuh kali berturut-turut, masih terdapat sejumlah temuan dalam pengelolaan kegiatan yang perlu terus diperbaiki melalui penguatan sistem pengendalian intern.

“SPIP merupakan instrumen penting untuk memastikan seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan berjalan dalam pengendalian internal yang baik. Dengan demikian, tata kelola pemerintahan semakin berkualitas dan mampu menjawab harapan masyarakat maupun para pemangku kepentingan,” tegasnya.

Melalui pembinaan ini, MBD terus memperkuat sistem pengendalian intern sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, efektif, transparan, dan akuntabel.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *