Connect with us

Unpatti

Sudah Luluskan 700 Dokter, FK Unpatti Akui 29 Puskesmas belum Miliki Dokter

Published

on

AMBON,DM.COM,-Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK Unpatti) telah berdiri sejak 18 tahun lalu dan menghasilkan sekitar 700 dokter. Namun, hingga saat ini terdapat 29 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) didaerah terpencil, belum memiliki dokter.

Demikian disampaikan, Dekan FK Unpatti, dr. Farah Christina Noya, M.HPEd., Ph.D, melalui keterangan tertulis yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM, Selasa (4/8/2026).

” Kondisi tersebut menjadi memang menjadi persoalan serius yang harus dijawab dalam penyusunan renstra 2026-3030,”kata Noya.

Menurutnya, pemetaan kesehatan tidak hanya disikapi dengan angka. Sebab, realitasnya, para dokter enggan ditempatkan di daerah tertinggal, terluar dan terdepan. “Jadi memang butuh kajian menyeluruh menemukan akar persoalan,”ingatnya.

Dekan mengaku, Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura merupakan satu-satunya fakultas kedokteran negeri di Provinsi Maluku yang telah menghasilkan sebagian besar tenaga dokter yang bertugas di rumah sakit maupun puskesmas di berbagai kabupaten/kota di Maluku.

Untuk itu, Fakultas Kedokteran ingin memperoleh gambaran mengenai sejauh mana lulusan yang dihasilkan mampu menjawab tantangan pembangunan kesehatan di daerah kepulauan. Evaluasi tersebut tidak hanya menitikberatkan pada jumlah dokter yang dihasilkan, tetapi juga pada kontribusi lulusan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan indikator kesehatan masyarakat.

Dekan juga memaparkan salah satu program strategis Fakultas Kedokteran, yaitu penguatan Academic Health System berbasis kepulauan melalui pengembangan Rural Clinical School. Program ini diarahkan agar mahasiswa memperoleh pengalaman pendidikan klinik di rumah sakit daerah dan puskesmas di berbagai kabupaten sehingga memiliki kesiapan yang lebih baik ketika mengabdi di wilayah kepulauan.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat memperkuat kerja sama melalui penyediaan rumah sakit daerah sebagai wahana pendidikan klinik serta memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik daerah untuk menempuh pendidikan dokter, dokter gigi, maupun dokter spesialis di Universitas Pattimura. Mereka yang berasal dari daerah memiliki peluang lebih besar untuk kembali mengabdi dan membangun daerah asalnya,”pungkas Dekan.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *