Politik
Kehadiran BMW di Taniwel, Dua Gereja Terima Bantuan Dana Pembangunan

AMBON,DM.COM,—Kehadiran, Dr. Michael Wattimena, SE., SH., MM. disetiap lawatan kunjungannya selalu membawa berkah bagi masyarakat maupun jemaat. Kali ini dirasakan jemaat Gereja di Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).
Buktinya, Wattimena yang saat ini menjabat Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Komisaris Pertamina International Shipping itu menyerahkan bantuan dana kepada dua jemaat di Klasis Gereja Protestan Maluku (GPM) Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Minggu (1/11/2026).
Dua jemaat yang menerima bantuan tersebut masing-masing Jemaat Murnaten dan Jemaat Sekasale-Makububui (SekMak) untuk mendukung penyelesaian pembangunan gedung gereja.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Michael Wattimena, yang akrab disapa BMW, dalam dua kesempatan ibadah Minggu. Bantuan pertama diserahkan kepada Jemaat Murnaten saat ibadah pukul 06.00 WIT, kemudian dilanjutkan kepada Jemaat SekMak dalam ibadah pukul 09.00 WIT.
Kehadiran BMW bukan sekadar memenuhi undangan dan mengikuti ibadah bersama umat. Ia datang membawa tanda kasih sebagai bentuk kepedulian terhadap perjuangan kedua jemaat yang tengah berupaya menyelesaikan pembangunan gedung gereja.
Di hadapan jemaat, mantan anggota DPR RI dua periode itu mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya karena masih diberikan kesempatan untuk hadir, beribadah bersama, sekaligus berbagi berkat dengan masyarakat di Klasis Taniwel.
“Di tengah kesibukan di Jakarta, hari ini kami bisa hadir dan menyempatkan waktu bertemu dengan kedua umat Tuhan dan warga jemaat. Kehadiran ini sekaligus untuk menyerahkan langsung tanda kasih guna mendukung proses penyelesaian pembangunan gedung gereja,” ungkap BMW.
Menurutnya, kesempatan untuk kembali berada di tengah-tengah jemaat dan mengikuti ibadah bersama merupakan anugerah Tuhan yang patut disyukuri.
BMW menegaskan, bantuan yang diserahkan bukan semata-mata tentang besarnya nominal, melainkan tentang makna kepedulian, kebersamaan, dan semangat saling menopang dalam kehidupan sebagai umat Tuhan.
Ia menyadari bahwa setiap kesempatan, kepercayaan, serta tanggung jawab yang diterimanya dalam perjalanan pengabdian kepada bangsa dan negara tidak terlepas dari kasih dan kemurahan Tuhan.
“Apa yang kami berikan hari ini sesungguhnya juga merupakan berkat yang Tuhan titipkan kepada kami melalui tugas dan pengabdian bagi bangsa dan negara. Karena itu, kami percaya bahwa kerelaan untuk memberi dan berbagi merupakan salah satu wujud nyata dari cinta kasih Tuhan kepada sesama,” tuturnya.
BMW berharap, bantuan tersebut dapat membantu mempercepat penyelesaian pembangunan gedung gereja sehingga kedua jemaat segera memiliki tempat ibadah yang lebih representatif untuk melaksanakan pelayanan, persekutuan, dan pembinaan iman.
Baginya, pembangunan gereja bukan hanya tentang mendirikan sebuah bangunan fisik. Lebih dari itu, gereja merupakan rumah persekutuan, tempat umat bertumbuh dalam iman, memperkuat persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai kasih kepada generasi penerus.
Ia juga mengajak seluruh warga jemaat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong. Sebab, pekerjaan besar akan terasa lebih ringan ketika dikerjakan bersama dengan ketulusan dan rasa tanggung jawab.
“Jangan pernah melihat pemberian dari besar atau kecilnya. Yang paling penting adalah ketulusan hati untuk berbagi. Ketika kita memiliki kesempatan untuk membantu sesama, jangan menunda untuk melakukannya. Sebab, berkat yang kita terima akan jauh lebih bermakna ketika bisa menjadi berkat bagi orang lain,” pesan BMW.
Ia berjanji akan terus mensuport proses penyelesaian gedung gereja kedua jemaat, sebab kehadirannya adalah bentuk pertanggung jawaban moral sebagai anak Tuhan yang turut merasakan apa yang umat dan jemaat rasakan saat ini.
“Kalau untuk Tuhan, jangan pelit. Karena kalau pelit, maka Tuhan mempelitkan kasih sayangnya bagi kita. Berkat itu harus dibagi. Ibarat kita siram air di botol, kalau lebih maka air akan tumpah keluar. Itu kan mubazir. Karena itu kalau merasa sudah lebih, berbagilah dengan yang membutuhkan. Jangan pernah kita berpikir untuk bagaimana besok. Besok dengan harinya sendiri,” pesannya.
Pada kesempatan itu, Ketua Majelis Jemaat SekMa, Pdt. Jotam Manuhuttu, S.Si., menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih kepada BMW atas komitmen dan dukungan nyata dalam penyelesaian pembangunan gedung gereja baru.
Ia menyebut, situasi pembangunan yang sempat menjadi pergumulan bersama. Bersama ketua panitia pembangunan, beliau menghitung total kebutuhan anggaran untuk menyelesaikan pembangunan gedung gereja ini. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa dibutuhkan dana lebih dari Rp 2 miliar rupiah agar pembangunan dapat tuntas dan gedung siap diresmikan.
“Tidak ada balas jasa yang pantas kami berikan, selain doa. Semoga Tuhan Yesus selalu memberkati hidup, keluarga, serta karier Bapak Michael Wattimena, baik sebagai pribadi, kepala keluarga, maupun dalam pengabdiannya sebagai staf ahli menteri ESDM dan komisaris Pertamina International Shipping. Semoga beliau senantiasa menjadi berkat bagi banyak orang,” tandasnya.
Selaku KMJ setempat ia berharap, kerja sama yang indah ini tidak berakhir hanya pada bangunan gereja, tetapi menjadi awal persekutuan yang semakin erat antara BMW dengan seluruh jemaat SekMa.
“Semoga kebaikan yang telah diberikan menjadi berkat yang berlipat ganda, dan kiranya gedung ini kelak bukan sekadar bangunan batu dan kayu, melainkan menjadi rumah doa yang menaungi, memberkati, dan menjadi cahaya bagi seluruh masyarakat di sekitarnya,” pungkasnya.
Kehadiran dan kepedulian BMW menjadi pengingat bahwa semangat persaudaraan dan kasih tidak mengenal batas kesibukan maupun jarak. Selama masih ada kesempatan untuk berbagi, selalu ada cara untuk menghadirkan manfaat bagi sesama. (DM-04)